Saat Ramadan Pun Kotak Amal Masjid Dibobol Maling

- Periklanan -

Imam Tukirin memperlihatkan kotak amal Masjid Baitul Hakim yang dibobol dan dirusak tempat kuncinya, saat ini hanya dilapisi lakban agar tidak terbuka, kemarin (4/6). (Foto: Sfarudin)

PALU – Jamaah Masjid Baitul Hakim, Jumat malam (2/6), digegerkan dengan pembobolan uang kotak amal Masjid Baitul Hakim di Jalan Owe Goyo. Sekitar 200 meter dari Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Sejak awal Ramadan, uang yang masuk kotak amal sengaja belum dikeluarkan. Nanti di hari kesepuluh Ramadan, baru dikeluarkan dan langsung digunakan untuk membeli material pembangunan masjid.

Imam Masjid Baitul Hakim, Imam Tukirin mengatakan uang kotak amal tersebut diambil orang pada saat waktu menjelang salat Isya.

- Periklanan -

“Dari cerita jamaah, saat Magrib kotak amalnya masih ada. Tapi pas sudah mau salat Isya, kotak amalnya sudah terbuka dan uangnya tidak ada yang tersisa,” ucap pria 62 tahun itu kepada Radar Sulteng, ditemui di kediamannya, kemarin (4/6).

Di hari yang sama, Tukirin memang tidak bisa menjadi imam seperti hari-hari biasanya. Pasalnya, saat itu bertepatan dengan peringatan 40 hari meninggalnya istri Tukirin. Sehingga pada Jumat sore, Tukirin yang rumahnya tepat di sebelah masjid, berangkat ke Jalan Rajamoili untuk peringatan 40 hari meninggalnya istrinya.

Mendengar kabar kotak amal yang dibobol orang, Tukirin mengaku tidak sertamerta mempercayainya. Kata dia, sebelumnya kotak amal disimpan di luar ruangan, namun tidak pernah sekali pun hilang. “Nanti sekarang nanti sudah dalam ruangan baru hilang,” ucapnya.

Kotak amal dan peralatan masjid lainnya seperti salon, vcd player, bahkan kotak amal disimpan di luar masjid. Namun selama tidak pernah ada yang kecurian. Mendekati Ramadan, ada ruangan kosong yang dijadikan tempat azan sekaligus tempat menyimpan kotak amal masjid serta peralatan lainnya. “Nanti dalam ruangan baru hilang,” terangnya.

Tukirin mengaku mengikhlaskan uang tersebut. Dia hanya berharap orang yang mengambil uang tersebut bisa menyadari kesalahannya sehingga bisa bertaubat. Apalagi kata Tukirin, Ramadan yang dijanjikan berlipat ganda pahalanya saat bersedekah, malah mengambil uang masjid. “Tentu dosanya juga berlipat,” demikian Tukirin. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.