Rutin Swab Antigen, 168 House Komitmen Cegah Covid-19

- Periklanan -

PALU – Komitmen untuk ikut serta memutus mata ratai penyebaran Covid-19 terus dilakukan 168 House Café and Resto. Selain menerapkn protokol kesehatan (Prokes) yang ketat bagi pengunjung, pemeriksaan swab anti gen secara rutin pun dilakukan kepada seluruh karyawan 168 House.

Seperti yang dilakukan Jumat (3/9/2021), seluruh karyawan café yang terletak di Jalan Setia Budi, Kota Palu itu, dites swab antigen. Hasilnya seluruh karyawan negatif Covid-19. Manager Operasional 168 House Café and Resto, Flame mengungkapkan, tes swab antigen secara rutin mereka lakukan. Selain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tes swab yang rutin dilakukan agar memberikan jaminan kepada pengunjung bahwa seluruh karyawan 168 House bebas Covid-19. “Ini semua kami lakukan juga untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung,” terang Flame.

- Periklanan -

Selain rutin melakukan swab antigen, managemen 168 House juga rutin melakukan disinfektan di seluruh sudut ruangan di café tersebut. Hal ini guna mencegah penyebaran virus corona, yang bisa saja tertinggal di meja atau kursi maupun sudut-sudut ruangan yang ada di 168 House. “Untuk itu semua sudut kita lakukan disinfektan, agar pengunjung benar-benar tidak khawatir bila berada di tempat kami,” kata Flame, yang juga merupaka Disc Jockey (Dj) di 168 House ini.

Tidak lupa kata dia, penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat kepada pengunjung juga tetap dilakukan. Disampaikan Flame, bahwa pihaknya tidak akan memperkenankan pengunjung yang tak menggunakan masker untuk masuk. “Jadi kalau tidak pakai masker, kami sudah siapkan masker baru juga, jika pengunjung tidak membawa masker. Kalau pun tidak mau juga, dengan terpaksa kami tidak izinkan masuk,” jelasnya.

Sebelum masuk pun, pengunjung terlebih dahulu diminta untuk mencuci tangan. Kemudian suhu tubuh juga akan diukur menggunakan thermo gun di pintu masuk. Tidak sampai di situ, saat berada di 168 House, para pengunjung juga diatur jarak duduknya. “Yang jelas kita buat jarak aman antar pengunjung. Ada satu tempat diantaranya yang kami kosongkan dan pasangi tanda dilarang duduk. Jumlah pengunjung yang masuk pun juga kami batasi,” ungkap Flame. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.