Rusdy-Mamun Diusung Sembilan Partai

Tim Anwar-Sigit Masih Optimis dapat Dukungan Partai

- Periklanan -

PALU – Salah satu bakal calon pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan Mamun Amir yang pertama melakukan deklarasi untuk maju di Pilkada tahun 2020. Diketahui bahwa pasangan calon ini diusung oleh sembilan Partai dengan total keseluruhan ada 33 kursi pendukung.

Dalam deklarasi yang dilakukan di kantor DPW Nasdem Sulteng, Kamis (3/9) kemarin. Para pimpinan Partai pengusung pasangan Rusdy Mastura dan Mamun Amir satu persatu membacakan surat rekomendasi partai yang telah terformat dalam B1KWK.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD I Golkar Sulteng, M Arus Abd Karim, membacakan B1KWK saat deklarasi di kantor DPW Nasdem Sulteng, berdasarkan surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya nomor B1KWK tentang persetujuan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, dan memberikan persetujuan kepada Rusdy Mastura dan Mamun Amir diusung oleh Golkar pada tanggal 28 Agustus 2020 di Jakarta.

Kemudian disusul oleh Partai Perindo yang menduduki dua kursi membacakan B1KWK, Partai Hanura dua kursi, Partai Garuda, Partai Nasdem tujuh kursi, Partai PKB empat kursi, Partai PPP satu kursi, dan PAN dua kursi, Partai Demokrat empat kursi dan PKS empat kursi.

Bakal Calon Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, menyampaikan pertarung politik saat ini digambarkan seperti permainan sepak bola, yang mana dirinya tentunya akan melawan dan tetap maju, yang utama sesuai dengan para pelatih yang sudah mengatur strategi dalam pemenangan Pilkada tahun ini.

“Saat ini masih menunggu dua rekomendasi partai yakni PAN dan PPP namun sudah dikonfirmasikan bahwa dua partai ini mengusung saya, sehingga total ada sembilan partai, dan merencanakan akan mendaftar pada 5 September 2020 ke KPU Provinsi Sulteng,” katanya.

- Periklanan -

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah terkait adanya pernyataan dukungan dari Demokrat, Juru Bicara Partai Demokrat sekaligus Tim Pemenangan Anwar-Sigit, Yusrin El Bana menyampaikan, bahwa klaim bahwa Rusdi-Mamun didukung oleh Partai Demokrat sah-sah saja. Bisa saja kata Yusrin, hal itu dilakukan partai, untuk mengantisipasi kemungkinan bila Anwar-Sigit tidak mendapat dua kursi lagi hingga habisnya batas pendaftaran.

Sama halnya kata dia, seperti dukungan dua partai yang juga mendukung Anwar-Sigit, yakni PAN dan PPP. Surat Persetujuan Pasangan Calon atau B.1.KWK Parpol yang sebelumnya telah dikeluarkan PAN dan PPP untuk Anwar-Sigit sejak Juli lalu, namun juga dikeluarkan untuk pasangan Rusdi-Mamun. “B.1.KWK yang sudah beredar luas dari PAN dan PPP untuk Rusdi-Mamun itu, juga untuk persiapan bila Anwar-Sigit tidak mendapat dua kursi tambahan lagi,” terangnya.

Sementara B.1.KWK yang sudah dipegang Anwar-Sigit dari PAN dan PPP, juga masih berlaku dan tidak ada kata dibatalkan. Dia pun mengatakan, Tim Pemenangan maupun Pasangan Anwar-Sigit masih tetap optimis mendapat ketambahan partai pendukung. “Meski nanti terjadi dua rekomendasi Partai Politik dan diajukan saat pendaftaran oleh masing-masing Pasangan Calon, yang melakukan verifikasi tersebut adalah KPU yang langsung akan menanyakan kepada Pimpinan Partai Politik mana yang sebenarnya didukung,” jelas Yusrin.

Sama halnya kata dia, Pasangan Anwar-Sigit juga masih berpeluang mendapatkan B.1.KWK dari Parpol meski Parpol juga sudah menyerahkan B.1.KWK kepada pasangan lain. Dia juga kembali menegaskan, bahwa, komunikasi-komunikasi pasangan calon kepada parta-partai lain masih terjalin. “Sampai saat ini, kami tetap optimis mendaftar sesuai jadwal,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Umum Relawan Anwar-Sigit, Iqbal Andi Magga menegaskan, seluruh Relawan masih konsisten mendukung Anwar-Sigit. Adapun berbagai informasi-informasi yang sengaja disebar untuk mengendorkan semangat para Relawan, sama sekali tidak berpengaruh terhadap kesolidan relawan. “Sampai hari ini relawan masih konsisten dukung AS, sampai titik darah terakhir,” kata Iqbal, berapi-api.

Surat Persetujuan dari Parpol atau B.1.KWK baik PAN maupun PPP untuk Rusdi-Mamun, yang marak diposting di media sosial, tidak begitu saja dipercaya. Karena menurut dia, yang layak dipercaya itu bila Pasangan Calon memegang langsung surat dukungan tersebut bersama Pimpinan Partai Politiknya. “Yang ada sekarang kan cuma surat virtual seperti itu, anak-anak saja bisa juga membuat (mengedit) itu. Jangan lah kayak anak-anak, kita ini berpolitik harus dewasa jangan mendesain suasana lebih panas,” ketusnya.

Namun demikian, dia kembali menegaskan, bahwa hal tersebut tidak membuat relawan Anwar-Sigit terpancing. Justru semakin solid dan tetap berjuang. Sebab, komunikasi dengan kandidat baik Anwar Hafid maupun Sigit Purnomo Said tetap lancar. “Mereka juga masih tetap optimis akan mendaftar sesuai jadwal yang ditetapkan KPU,” tandasnya. (who/agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.