Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Rumah dan Ruko di Monginsidi Digenangi Air Selokan

PALU-Meluapnya air yang diduga air yang berasal dari selokan di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Lolu Selatan sudah menggenangi area pemukiman dan lantai dasar beberapa Ruko.
Warga, sekitar menduga genangan air tersebut terjadi akibat tidak berfungsinya saluran drainase karena tertutup tumpukan sampah.

Salah seorang warga mengaku bernama Iwan (42), yang tinggal di lokasi berdekatan dengan meluapnya air selokan tersebut, mengatakan meluapnya air selokan dan menggenangi sejumlah lantai rumah warga sekitar, diduga ada bagian saluran yang pecah, sehingga air tidak lagi mengalir ke saluran drainase, melainkan sudah merembes ke beberapa rumah dan Ruko.

“Bisa jadi airnya tertahan, dan mengakibatkan semakin banyak air berada di sekitar saluran yang pecah. Akibatnya air tidak mengalir di saluran tapi melewati saluran yang bocor,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, Selasa sore kemarin.
Menurutnya, meluapnya air selokan sudah terjadi sejak dua bulan yang lalu, sehingga air ikut meluap luas ke rumah dan beberapa Ruko.

Sebelumnya air selokan sempat surut, namun kemungkinan ada saluran yang tersumbat lagi, sehingga kembali menyebabkan air selokan meluap.
“Kalau Senin (2/9) lalu sempat surut sudah airnya, tapi ini meluap lagi,” ujarnya.
Ditemui saat mengawasi pengerukan di titik luapan air selokan, staf penanggulangan darurat sementara Balai Pelaksana Jalan Nasional XIV Palu Sofyan, membantah jika disebutkan warga penyebab terjadinya air selokan meluap akibat salah satu saluran drainase pecah. Menurutnya, air selokan meluap akibat dari sumbatan sampah yang dibuang warga ke sekolan.

“Ini ulah dari masyarakat akibat tidak peduli soal lingkungan. Bukan karena ada bagian dari selokan yang pecah. Buktinya saat kami mengeruk titik genangan yang terangkat, ada angkut kasur, seng dan sampah lainnya,” tegasnya.
Menurutnya pihaknya bersama dengan rekan lainnya, hanya sebatas pembersihan dan pengangkutan sampah yang ada di dalam selokan. Untuk tindaklanjut masalah yang terjadi, menjadi kewenangan pimpinan di Balai Pelaksana Jalan Nasional XIV yang beralamat di jalan MT Haryono Kota Palu.

“Kalau kita hanya diarahkan untuk menangani secara darurat saja. Untuk teknis selanjutnya mau diapakan ini, itu ranah pimpinan kami yang tahu,” ucapnya.
Diapun menjelaskan, proses pengangkutan sampah dari selokan sempat terhenti, karena arus kendaraan yang padat melintas di Jalan Monginsidi, sehingga untuk lanjutan akan dikerjakan di malam hari.

“Kita mau lanjut kerja nanti pas masuk malam. Kalau sore seperti ini masih banyak kendaraan yang lalu lalang,” tegasnya.
Pantauan Radar Sulteng di lokasi meluapnya air selokan, terlihat air selokan telah menggenangi sejumlah halaman rumah warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi kejadian.

Bahkan di salah satu rumah milik warga, lantai depan rumahnya pecah dan mengakibatkan air selokan ikut menggenangi lantai rumah menyebabkan berbentuk seperti kolam. (zal)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.