Rp2,5 Miliar untuk Pembangunan Drainase di Pasar Masomba

- Periklanan -

PALU – Dinas PU Kota Palu, di Tahun 2018 kembali merencanakan pembangunan drainase. Kali ini Pasar Masomba yang bakal difokuskan untuk pembenahan drainasenya.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) dan Cipta Karya PU Kota Palu, Saiful Patuba mengungkapkan, bahwa pembenahan saluran drainase pada tahap selanjutnya yakni di seluruh area kompleks Pasar Masomba Palu, baik yang ada di sekitaran Jalan Manimbaya, Tanjung Karang dan sekitarnya.

“Jadi saluran drainase yang akan kami prioritaskan di tahun 2018 ini, yakni seluruh saluran drainase yang berada di lingkungan kompleks pasar Masomba (Drainase luar pasar), kalau saluran drainase yang di dalam pasar sudah kami rehab tahun sebelumnya, tujuan pembenahan ini juga langsung memangkas debit air melewati saluran drainase, yang awalnya air dari selatan melewati saluran drainase di Jalan Tanjung Karang, namun nantinya akan kita pangkas di tengah-tengah yang langsung di hubungkan ke aliran sungai untuk pembuangan airnya,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, Jumat pekan lalu (12/1).

- Periklanan -

Dari hasil pantauan PU Kota, ada beberapa saluran drainase yang memang harus dibongkar total (dibuat kembali manhole-nya). Selain itu juga, ada beberapa saluran drainase yang tinggal penanganannya hanya sebatas perbaikan saja. “Dari total semuanya, ada sekitar 11 titik yang nantinya akan menjadi fokus dari PU kota untuk melakukan perbaikan,” bebernya.

Sementara untuk kegiatan perbaikan tersebut, PU kota telah memiliki anggaran yang sudah dialokasikan pada tahunh 2018, guna untuk perbaikan saluran drainase yang ada. “Cukup besar juga anggaran yang ada, sekitar Rp2,5 Miliar,” sebutnya.

Lanjut Saiful Patoba, untuk pelaksanaan pengerjaannya pun akan diupayakan setelah proses lelang proyek selesai. Kemudian, dipastikan juga bahwa untuk lelang proyek ini, semua warga kota Palu dan sekitar, memiliki hak untuk bisa berpartisipasi, sesuai dengan syarat-syarat yang di penuhi. “Rencana lelang proyek awal bulan Februari tahun ini, setelah itu langsung  tahap pengerjaan di lapangan,” kata Saiful Patuba.

Dengan adanya perbaikan secara keseluruhan saluran drainase, khususnya di kompleks pasar Masomba, PU kota mengharapkan adanya kerja sama dari seluruh kompenan warga yang tinggal di sekitaran kompleks pasar, untuk tetap melastarikan budaya kebersihan lingkungan melalui membuang sampah pada tempat pembuangan sampah, bukan membuang sampah di saluran drainase. “Biar saluran drainasenya baru, kalau tetap buang sampah di saluran drainase, pasti banjir tetap akan terjadi,” tutupnya. (cr7)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.