Rindu Pemimpin Bersih dan Peduli, Masyarakat Kepulauan: Sosok Itu Ada pada Rusdy-Ma’mun

- Periklanan -

BALUT – Kehadiran Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, Ma’mun Amir di Dese Mbeleang, Kabupaten Banggai Laut disambut hangat dan kegembiraan di Pulau Bangkulu, Diluar Pulau Sulawesi dan cukup terisolir dari masyarakat ibukota.

“Alhamdulillah hari ini ada calon wakil gubernur yang hadir, bukan hanya fotonya saja yang terpajang di desa kami seperti yang sudah-sudah. Dan akhirnya ada yang menengok kami langsung, walaupun harus menempuh perjalanan laut 2 jam dari Banggai,” ungkap Hanto.

Berdasarkan informasi masyarakat pada tahun anggaran 2016 dan tahun 2017 di Desa Mbeleang, Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut (Balut), yang dilaksanakan pekerjaan fisik berupa pembangunan sarana ibadah (Masjid) dan jalan rabat beton juga proyek air bersih. Dikorupsi kepala desanya bersama anaknya.

“Kami ini didesa jarang diperhatikan pemerintah kabupaten atau pemerintah provinsi. Saya sampaikan sarana ibadah masjid kami miris sekali keadaannya, listrik di Desa hanya berjalan 18 jam sehingga aktivitas kami terbatas,” ujar Anti.

Kepala Desa (Kades) Mbeleang, Sosomo beserta anaknya Mudaparsu Sosomo selaku bendahara desa, ditangkap akibat diduga menyelewengkan anggaran dana desa (ADD) dan dana desa (DD). Korupsi Dana Desa, ayah dan anaknya ini dituntut 2 tahun dan 8 bulan penjara.

- Periklanan -

“Kami berharap ada bantuan untuk usaha, tapi harus tepat sasaran. Karena bantuan disini distribusinya bermasalah, banyak oknum aparat desa yang pilih-pilih memberikan bantuannya. Semoga persoalan yang ini bisa diselesaikan oleh bapak di Provinsi,” ungkap Juni.

Menurut Ma’mun Amir nantinya akan melakukan pengawasan agar bantuan tepat sasaran, dan tidak pilih-pilih. Walaupun tidak pilih saat pemilihan kalau beliau berhak, harus diberikan. Itu prinsip yang diterapkan Ma’mun Amir, kemudian akan kembangkan pembangkit listrik tenaga arus.

“Insyallah Bu kalau saya siapkan dana stimulan bantuan permodalan bagi yang mau buka usaha, kalau listrik tadi bisa selesai dengan tenaga arus. Insyallah juga bisa membantu ibu punya usaha,” tandas Ma’mun Amir.

Dalam perjalanan pulangnya Ma’mun Amir menyempatkan minum kepala muda bersama masyarakat dipinggir laut, namun masyarakat masih ingin bersama calon pemimpin masa depannya ini sehingga puluhan masyarakat mengantar Ma’mun Amir sampai ke speed bot di dermaga pantai.

“Kami terharu, ternyata masih ada calon pemimpin yang mau hadir ke desa kami. Walaupun hanya sebentar, dan masyarakat hanya menyampaikan banyak permasalahan dan persoalan. Ini satu-satunya calon yang masuk ke desa kami yang jauh ini,” jelas Minarsih. (*/isk)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.