Ribuan Tikus Beku Ditemukan dalam Kadus Ikan di Kapal Fery Pagimana

- Periklanan -

BANGGAI – Entah bagaimana caranya ribuan tikus mati yang dikemas dalam kardus ikan bisa menyeberang menggunakan kapal dari Pelabuhan Pagimana Kabupaten Banggai ke Pelabuhan Gorontalo.

Ilustrasi

General Manager PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Indonesia Cabang Luwuk, Dadag dikonfirmasi Radar Sulteng mengatakan, pihaknya tidak mengetahui jika kapal ferry yang melakukan penyeberangan dari pelabuhan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai menuju pelabuhan Gorontalo, pada Rabu (21/3) malam, terdapat muatan ribuan tikus beku.

“Saya belum dapat informasi soal itu pak, tunggu saya cek ke kapal,” ucap Dadag.

Mendapat informasi tersebut, Dadang pun langsung menghubungi karyawannya di Kota Gorontalo dan benar pihak Polsek Keamanan Kawasan Pelabuhan Gorontalo (KPG) bersama TNI dan Dinas Perhubungan telah mengamankan pelaku dan ribuan ekor tikus beku yang telah dikemas dalam kardus ikan.

- Periklanan -

“Iya pak benar di Gorontalo telah diamankan pelaku dan ribuan ekor tikus,” jelasnya.

Ketika ditanyakan apakah Anak Buah Kapal KMP Mominit mengetahui telah mengangkut dan menyeberangkan ribuan ekor tikus mati yang telah dibekukan dan dikemas dalam kardus ikan, orang nomor satu di jajaran ASDP mengatakan, hal itu tidak diketahui.

Wajar kata dia, jika pihak ABK tidak mengetahuinya karena sebelum kendaraan pick up itu masuk ke dalam kapal, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan di dermaga pelabuhan oleh petugas keamanan darat, termasuk petugas karantina ikan atau karantina hewan yang ada di Pagimana.

“Saya tidak tahu apakah mobil itu ada diperiksa oleh petugas darat, termasuk petugas karantika ikan atau karantina hewan. Yang pasti, ABK kami tidak berhak memeriksa isi muatan jika sudah melalui pintu masuk di depan dermaga,” jelasnya.

Kasus pengiriman tikus beku dari Luwuk sempat heboh di kota Gorontalo. Untung saja aparat keamanan pelabuhan berhasil menggagalkannya. Sebab jika tidak, maka ribuan ekor tikus mati yang telah dibekukan itu sudah dijual di pasar Tomohon. (stv)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.