alexametrics Relawan Pasigala Apresiasi Langkah Jokowi Bubarkan BUMN yang Sakit – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Relawan Pasigala Apresiasi Langkah Jokowi Bubarkan BUMN yang Sakit

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DONGGALA-Relawan Pasigala, Moh. Raslin, yang aktif mulai dari tanggap darurat, masa transisi sampai tahap pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala (Pasigala) terus berkiprah dan menunjukkan eksistensinya dalam melakukan pemantauan dan monitoring terhadap sejumlah pembangunan hunian tetap (huntap) oleh Kementerian PUPR melalui kontraktor pelaksana BUMN tersebar di wilayah Pasigala.

Raslin juga mengapresiasi dan mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri BUMN Erick Tohir tutup BUMN yang sakit. Presiden Jokowi meminta Erick Thohir tak ragu menutup BUMN yang masuk kategori sakit. Jokowi juga menyinggung perihal Penyertaan Modal Negara (PMN) ke BUMN. Menurutnya banyak perusahaan plat merah yang masuk kategori sakit, namun terus menerima kucuran dana dari negara.

Langkah proteksi pemerintah kepada perseroan tersebut dinilai mengurangi integritas (core value) perusahaan hingga membuat perseroan mandul untuk bersaing di pasar terbuka. Kepala negara menjelaskan kalau yang lalu-lalu keseringan kita proteksi. Sakit tambahin PMN, sakit suntik PMN terlalu enak sekali BUMN ini tutur Jokowi, dan akhirnya itu yang menguragi nilai-nilai (core value).

Menurut Raslin, core value adalah hal-hal yang dihargai, dijunjung tinggi, dijalankan, dan merupakan jiwa dari sebuah organisasi. Umumnya core value merupakan sebuah nilai-nilai yang harus dijaga dan apa konsekuensinya bila tidak diikuti. Tidak ada perusahaan yang bisa menjadi besar dan bertahan lama tanpa adanya core value yang kuat.

Core Value itu sesuatu yang otentik dan original dari jiwa perusahaan itu sendiri. Inilah nilai yang harus dipelihara dan dipertahankan di tengah arus perubahan. Perubahan apa pun yang terjadi dalam perusahaan harus dijaga agar tidak bertentangan dengan nilai intrinsic.

“ Pendek kata bahwa nilai dasar core values adalah akhlak yang mencakup amanah, kompeten, harmonis, adaptif dan kolabiratif, “ ujar Raslin.

“ BUMN seharusnya membantu negara dan membantu rakyat serta mengembagkan kontraktor swasta. Itulah yang ada dalam benak saya, “ tandas Raslin kepada media ini.

Namun dalam praktiknya, kata Raslin, rakyat mana yang terbantukan dan kontraktor mana yang berkembang jika bersubkon atau menjadi vendor dari BUMN.

“Yang mereka kembangkan hanya kepentingan mereka saja. Sejauh mana BUMN ini memberi manfaat kepada pelaku UMKM di tengah pandemik Covid-19 dan ribuan bangunan serta triliunan rupiah dana saat ini yang telah dialokasikan dari berbagai sumber pendanaan untuk pemulihan Sulteng pasca bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi tahun 2018 yang silam.

Relawan Pasigala Raslin bersama timnya Forum Pemuda Kaili Bangkit FPK-B Sulteng, yang aktif memantau perkembangan pembangunan rehab rekon disejumlah lokasi Pasigala geram di tengah triliunan dana penanganan bencana dan ribuan bangunan Huntap, pribumi hanya jadi penonton dan gigit jari.

“ Kalaupun pribumi menjadi subkontraktor harganya ditekan. Ditambah lagi durasi panjang pembayaran dan penundaan membuat sejumlah vendor lokal terancam gulung tikar, “bebernya.

Menurutnya, BUMN tersebut saat memenangkan lelang hanya memboyong rekan-rekan mereka dari luar daerah. Kalaupun ada keterlibatan kontraktor lokal sebagai subkon hanya satu dua org saja.

Karena itu, tambah Raslin, realitas dan kinerja buruk BUMN tersebut dapat menjadi bahan referensi dan pertimbangan untuk Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir agar tidak ragu-ragu menutup saja BUMN yang tidak memberi manfaat kepada rakyat.

“ Hampir semua pekerjaan yang ditangani BUMN di daerah bencana, khususnya Palu, Sigi dan Donggala terkait pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi dan fasilitas pendidikan yang dikelola BUMN meresahkan peyintas. BUMN hanya kibarkan bendera saja yang kerja orang-orang kecil sampai tidak ada lagi sisa dagingnya, yang ada tinggal tulang belulang belum lagi dibayar telat, “ ungkap Raslin.

“ Harapan kami Relawan Pasigala semoga Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir tidak ragu-ragu menutup BUMN yang sakitnya sudah kumat, “ tandasnya lagi.

“BUMN keenakan disuntik terus dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) namun kinerjanya memuai polemic, dan terkesan membawa asas manfaat kepada subkontraktor dan pelaku UMKM ditengah pandemik Covid-19, “ pungkasnya.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.