Relawan Demokrasi Diharapkan Tingkatkan Partisipasi Pemilih

- Periklanan -

PARIMO-Dibentuknya relawan demokrasi diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di Kabupaten Parimo. 

Harapan tersebut disampaikan ketua KPU Parimo, Abdul Chair, saat ditemui usai menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) relawan demokrasi yang dilaksanakan oleh KPU, Rabu kemarin (23/1). 

Ia mengatakan, usai mengikuti bimtek, relawan demokrasi akan bekerja selama kurang lebih tiga bulan. Mereka akan datang ke masyarakat melakukan sosialisasi tentang pemilu. 

Relawan demokrasi akan membuat kelompok di masyarakat sesuai basis yang mereka pilih. Seperti pemilih pemula, disabilitas, keagamaan, dan marginal. “Mudah-mudahan yang masuk di dalam ini (relawan demokrasi) bisa melaksanakan tugasnya sesuai basis-basis mereka,”ujarnya. 

Kehadiran relawan demokrasi diharap bisa menjadi penyambung KPU dalam melakukan sosialisasi. Karena pemilihan tahun 2019 sedikit rumit, berbeda dengan pemilu tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini, sejarah baru pemilihan presiden bersamaan dengan pemilihan legislatif,”kata dia. 

- Periklanan -

Pembentukan relawan demokrasi dilakukan di seluruh Indonesia, bukan hanya Kabupaten Parimo. Setiap kabupaten disiapkan 55 orang relawan demokrasi dengan 11 basis. 

Chair juga mengungkapkan, sebelumnya perekrutan relawan demokrasi tersebut sempat dipersoalkan, karena tidak dilakukan seleksi wawancara. Ketakukan sejumlah pihak jangan sampai ada relawan demokrasi yang terlibat dalam parpol maupun tim sukses. 

Akan tetapi menurutnya pada saat proses pendaftaran relawan, sudah ada surat pernyataan yang ditandatangani oleh para relawan demokrasi. “Mereka menyatakan benar-benar tidak terlibat dalam parpol. Itu pernyataan mereka,”terangnya. 

Apabila ketahuan bahwa dia terlibat dalam parpol, seorang pengurus partai maupun tim sukses, maka pihak KPU akan melakukan pergantian terhadap yang bersangkutan. 

Mereka akan bertugas selama tiga bulan. Terhitung sejak Januari, Februari sampai dengan Maret mendatang untuk mensosialisasikan kepada masyarakat. 
“Targetnya, dengan adanya relawan demokrasi ini partisipasi masyarakat pada pemilu 2019  bisa lebih meningkat,”harapnya.(iwn)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.