Rektor Untad Kagum dengan Pelaksanaan Dies Natalis FKIP

- Periklanan -

PALU – Dies Natalis ke-56 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako diperingati, Sabtu (12/9), di salah satu hotel di Kota Palu. Dies Natalis FKIP ini kembali dilaksanakan setelah sekitar enam tahun tidak pernah dilakukan.

Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP dalam sambutannya secara khusus bahkan menyampaikan apresiasi kepada civitas akademik FKIP yang menginisiasi kegiatan ini. Apalagi kata Prof Mahfudz, rangkaian Dies Natalis ditutup dengan kegiatan seminar yang sangat positif dampaknya. Konsep kegiatan Dies Natalis FKIP kata Prof Mahfudz dikemas dengan sangat baik. Bahkan kata Rektor, jika Dies Natalis FKIP tidak diperingati, mungkin masih banyak yang belum tahu bahwa ternyata secara usia, FKIP lebih tua dibanding Untad itu sendiri yang beberapa waktu lalu baru saja diperingati Dies Natalisnya yang ke-39.

“Konsep yang beliau (Dekan FKIP, red) sampaikan tadi. Itu menunjukkan beliau sebagai dekan itu, bukan kotak kosong. Itu didasari karena beliau punya pengalaman di Lembaga Penjaminan Mutu,” jelas Rektor Untad, Prof Mahfudz.

Pengalaman Dr Ir Amiruddin Kade SPd MSi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu lanjut Rektor benar-benar diaplikasikan saat menjadi Dekan. Hal ini dikatakan Rektor perlu menjadi contoh agar terus dan selalu melakukan inovasi-inovasi.

“Apa yang kita lihat hari ini, kegiatan yang peduli dengan akademik, itu nampak sekali. Ini sangat luar biasa,” ucap Rektor.

Di akhir sambutannya, Rektor juga menyampaikan selamat kepada seluruh civitas akademik FKIP atas ulang tahun FKIP yang ke-56.

- Periklanan -

Sebelumnya, Dekan FKIP, Dr Ir Amiruddin Kade SPd MSi dengan berapi-api menyampaikan agar pelayanan mahasiswa diutamakan. Saat ini kata Amiruddin Kade, sebagai Dekan, salah satu fokus utamanya ialah percepatan penyelesaian studi mahasiswa. Kata dia, saat ini rata-rata lama mahasiswa FKIP menyelesaikan studi ialah 4,8 tahun. Setelah itu lanjutnya, mahasiswa itu masih harus melanjutkan lagi Program Profesi Guru (PPG) selama 1 tahun. Angka itu dikatakan Amiruddin masih terlalu lama dan perlu percepatan.

“Menjadi tanggung jawab kita semua, FKIP ke depan, mahasiswanya harus lebih 50 persen selesai tepat waktu. Ini jadi tanggung jawab Dekan, dan seluruh Wakil Dekan. Koordinator Prodi dan Ketua Jurusan,” tutupnya.

Ketua Panitia, Dr Iskandar MHum menjelaskan, dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ini, dilakukan beberapa kegiatan. Sebelumnya, beragam lomba telah dilaksanakan untuk menyemarakkan Dies Natalis FKIP. Dies Natalis kemudian ditutup dengan seminar yang menghadirkan Ketua Senat, Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MSi, mantan Dekan FKIP, Drs H Samsuddin Hi Chalid MPd, Ketua IKA FKIP Untad yang juga Kepala Dikbud Provinsi Sulteng, Drs H Irwan Lahace MSi.

Yang juga tidak kalah istimewanya lanjut Iskandar, kegiatan Dies Natalis FKIP ini, turut dihadiri Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek, Dr Ir Jumain Appe MSi yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas BLU Untad. Selain itu, kegiatan ini juga turut dihadiri para mantan Dekan FKIP sebelumnya.

“Salah satu kesyukuran kami, karena Dies Natalis ke-56 FKIP ini juga dihadiri para mantan Dekan FKIP terdahulu. Ini merupakan kesyukuran sekaligus kebanggan kami di keluarga besar FKIP Untad,” kata Iskandar yang juga merupakan Wakil Dekan FKIP Untad.

Iskandar menyampaikan, kesuksesan rangkaian kegiatan Dies Natalis FKIP ini tidak lepas dari perhatian pimpinan Universitas yakni Rektor Untad, serta Dekan FKIP yang secara terus menerus mendampingi bahkan terjun langsung bersama panitia mempersiapkan segala kegiatan demi suksesnya acara.

“Di usianya sekarang, FKIP sudah banyak melahirkan SDM tenaga pendidik yang sudah tersebar di negeri ini terutama di bumi Khatulistiwa Sulteng. Melalui Dies ini juga kita harapkan agar generasi pelanjut tidak melupakan sejarah. Secara historis FKIP ini berperan penting juga dalam melahirkan sebuah perguruan tinggi negeri terbesar di Sulteng yaitu Universitas Tadulako. Harapan kita semua, semoga FKIP semakin maju dan berjaya,” demikian jelas Iskandar. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.