alexametrics Rekonstruksi Jalan Ruas Towi – Kolonodale Diduga Asal Kerja – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Rekonstruksi Jalan Ruas Towi – Kolonodale Diduga Asal Kerja

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

MORUT, Radarsulteng.id – Kondisi aspal di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, kini sudah mulus. Namun di beberapa titik, aspal itu jauh lebih rendah dari bahu jalan.
Diduga, rekonstruksi jalan ini dikerjakan asal-asalan.
Sorotan terhadap proyek rekonstruksi jalan ruas Towi – Kolonodale itu dikemukakan Amir Kasim, warga Kelurahan Bahoue melalui akun media sosial, Jumat (15/5).
Menurut dia, bahu jalan dan riol saluran lebih tinggi daripada badan jalan. Hal itu nampak di beberapa titik jalan seperti depan kantor Kejaksaan Negeri Cabang Kolonodale dan pemakaman umum di Kelurahan Bahoue.
“lni dapat dikategorikan project gagal, karena fungsinya sebagai jalan berubah menjadi genangan,” ujar Amir Kasim saat dihubungi Radar Sulteng.

Amir mengaku aksi protes itu dipicu kondisi titik jalan yang ditunjuknya sering tergenang saat musim penghujan. Sebab itu ia meminta pihak terkait dapat melakukan antisipasi sehingga aspal tersebut bisa bertahan lama.

“Sebagai pengguna jalan kami minta kepada Dinas terkait dengan kegiatan pekerjaan tersebut untuk melakukan pengawasan dan meminta kontraktornya untuk melakukan perbaikan sebelum pekerjaan diserahterimakan,” tegasnya.

Menanggapi protes warga Morut, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah Syaifullah Djafar memastikan timnya segera turun lapangan.
“Nanti saya minta PPKnya periksa,” sebut Syaifullah Djafar menjawab konfirmasi media ini.

Sementara itu manajemen CV Mitra Lestari Mandiri selaku pelaksana proyek senilai Rp4,79 miliar belum dapat dikonfirmasi. Proyek ini diketahui bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tahun anggaran 2022 dengan masa kerja 90 hari kalender. (ham)

/

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.