Ratusan Prajurit TNI Naik Pangkat di Daerah Operasi

- Periklanan -

Danrem 132 Tadulako, Muhammad Saleh Mustafa memberikan ucapa selamat kepada perwakilan prajurit yang Minggu (2/4)  resmi mendapat kenaikan pangkat. (Foto:Penrem)

POSO – Suatu kebanggaan bagi prajurit TNI bila menerima kenaikan pangkat. Kebanggaan tersebut makin bertambah, jika kenaikan pangkat tersebut diterima saat menjalankan tugas di daerah operasi. Hal ini pula yang dirasakan sebanyak 153 orang prajurit TNI dari berbagai matra yang bertugas di Poso.

Upacara kenaikan pangkat atau korps raport sendiri digelar di Lapangan Mayonif 714 Sintuvu Maroso, Poso, Minggu (2/4). Upacara yang dipimpin Danrem 132 Tadulako, Kolonel Muhammad Saleh Mustafa, melantik para prajurit TNI untuk dinaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Salah satu dari 153 prajurit tersebut adalah Danyonif 714/SM Mayor Inf Allan Surya Lesmana menjadi Letnan Kolonel.

- Periklanan -

Menurut Kolonel Saleh dalam sambutannya, kenaikan pangkat ini merupakan suatu penghargaan dari Negara atas dedikasi dan kinerja seluruh prajurit dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya, oleh karena itu jagalah kepercayaan ini dengan menunjukkan segala kemampuan dan totalitas dalam melaksanakan tugas kedepan karena tantangan tugas kedepan semakin berat khususnya dalam pelaksanaan operasi ini.

“Kita semua masih mempunyai tugas untuk menyelesaikan segala permasalahan-permasalahan terorisme yang ada di Poso ini agar masyarakat dapat hidup dengan aman, damai dan tenteram,” ujar Saleh, yang juga Dankolakops Tinombala TNI.

Dia juga meminta untuk meningkatkan kewaspadaan, serta menjali kerjasama yang baik dengan segala komponen yang ada, agar segala tugas diemban dapat diselesaikan dengan baik. “Berbuatlah selalu yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas untuk bangsa dan negara yang kita cintai ini,” jelas Danrem.

Bagi Letnan Kolonel (Letkol) Inf Allan Surya Lesmana yang mewakili prajurit lain yang naik pangkat, mengatakan, bahwa kenaikan pangkat ini merupakan hal yang luar biasa. Karena bisa dilaksanakan di sela-sela pelaksanaan tugas seluruh Prajurit dalam Operasi Pengejaran Sisa-sisa kelompok Mujahidin Indonesia Wilayah Timur (MIT).

Kenaikan pangkat di medan Operasi membawa warna tersendiri bagi Prajurit karena kebanggaan yang dirasakan sangat berbeda apabila dilaksanakan di Satuan non penugasan. “Hal ini lebih memacu kami semua untuk dapat menyelesaikan tugas ini dengan hasil yang terbaik bagi bangsa dan negara khususnya masyarakat Kabupaten Poso,” ujar Danyonif. (*/agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.