Ratusan Massa Aksi Solidaritas Palestina

- Periklanan -

Masa aksi Forum Solidaritas Muslim Sulteng Untuk Palestina, mendatangi kantor DPRD Provinsi, Jumat (28/7). (Foto: Wahono)

PALU – Ratusan massa aksi dari Forum Solidaritas Muslim untuk Palestina dalam rangka menyikapi kekejaman zionis Israel yang telah membabi buta di Palestina.

Jumat kemarin (28/7) para masa aksi sempat meminta agar rumah makan cepat saji KFC Jalan Hasanudin Palu segera ditutup.

Aksi yang dipimpin Fahmi Umar sebagai koorinator lapangan berunjukrasa di depan kantor DPRD Sulteng dan kantor Gubernur Sulteng Jalan Samratulangi.

Aksi kali ini diikuti dari berbagai mahasiswa dari kampus Islam di  Palu, Ormas Islam, dan ummat Islam di Kota Palu.

Dalam aksi tersebut dihiasi dengan spanduk yg bertuliskan “Bebaskan Palestina Dari Zionis Israel” serta membawa bendera Palestina.

- Periklanan -

Sekitar pukul 14.37 wita massa aksi singgah di rumah makan KFC jalan Hasanuddin kota palu, dan meminta KFC ditutup. Massa aksi pun mencoret dinding KFC dengan cat semprot bertuliskan disegel. Setelah itu massa aksi lanjut di bundaran depan Jalan Hasanuddin Kota Palu dan melanjutkan orasinya.

Tuntutan massa aksi, menghimbau pemerintah RI menyatakan perang dengan Israel, membantu pejuang-pejuang palestina, boikot produk Yahudi, mendukung perjuangan Hammas untuk terus melakukan perlawanan ke Palestina.

“Sebagai muslim kita mendukung upaya kemerdekaan dan kebebasan negara Palestina yang telah dirampas oleh zionis Israel,” ujar korlap.

Masa aksi bertambah saat massa aksi dari masjid Agung bergabung dengan massa aksi dari masjid.

Orasi lain yang disampaikan Hartono mengajak pemuda-pemuda Islam Indonesia untuk bangkit melakukan perlawanan terhadap kaum Yahudi ,yang dianggap telah melecehkan agama Islam,yang ingin menguasai masjid Al-aqsa milik umat Islam.

Seluruh massa aksi melaksanakan salat ashar berjamaah dan salat gaib berjamaah di tengah jalan depan kantor DPRD Sulteng. Usai salat ashar massa aksi membubarkan diri dengan tertib. (who).

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.