Ratna Dewi Pettalolo Rebut Kursi Bawaslu RI

- Periklanan -

Ratna Dewi Pettalolo

JAKARTA –Merebut satu tempat, dari tujuh jatah tersedia untuk menjadi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI tidaklah mudah.  Ditambah lagi sebelum seleksi isu kocok ulang untuk para calon anggota Bawaslu RI periode 2017-2022 sudah berhembus kuat. Hembusannya datang dari anggota DPR-RI yang akan memilih tujuh nama untuk calon komisioner KPU dan lima nama calon pimpinan Bawaslu RI.

Tetapi, proses pemilihan terus berlangsung, hingga hari H pemilihan yang digelar Selasa malam (4/4) hingga berakhir pada Rabu (5/4) dini hari pukul 03.00 wib. “Yah pemilihannya berlangsung seru dan cukup alot oleh Komisi II DPR-RI, hingga pukul 03.00 wib. Alhamdulillah saya terpilih sebagai anggota Bawaslu periode 2017-2022, “ kata Dr Ratna Dewi Petaolo SH MH, via telpon seluler, Rabu (5/4).

- Periklanan -

Di Rabu pagi kemarin sejak pukul 06.00 wita berita terpilihnya Ratna Dewi sudah memviral di medsos, juga foto papan whiteword yang digunakan menulis nama-nama kandidat calon anggota Bawaslu yang dipilih oleh 271 anggota Komisi II DPR-RI. Di situ tertera nama-nama 10 besar calon anggota Bawaslu yang akan “dieksekusi” lulus atau terhempas dari pencalonan.

Dari hasil pemilihan, Ratna Dewi meraih suara terbanyak 54 suara, disusul Mochammad Afifuddin 52 suara, Rahmat Bagja 51 suara, Abhan 34 suara, dan Fritz Edward Siregar meraih 33 suara. Jalan menuju “tahta” di ibukota Republik Indonesia sudah terbentang di depan mata. Satu lagi tokoh terbaik Sulteng muncul di kancah nasional.

Setelah resmi menjadi anggota Bawaslu RI, berikutnya adalah penentuan siapa yang akan menjadi Ketua Bawaslu RI. Soal itu, Dewi belum bisa berkomentar jauh. Menurut dia, biarlah proses pemilihan ini selesai, karena masih ada tahapan krusial yang akan dilakukan yaitu prosesi pelantikan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini oleh Presiden RI Joko Widodo. “ Jangan dulu kita bicara kesana (Ketua Bawaslu, red). Biarlah berkembang sendiri, “ ujarnya.

Namun demikian, beberapa pengamat menyebut, Ratna Dewi memiliki peluang yang cukup besar untuk dipilih dalam rapat pleno sesama anggota Bawaslu menjadi pimpinan Bawaslu RI. Hal itu dilihat dari berbagai trackrecord  (rekam jejak prestasi) Ratna Dewi sendiri. Sebelumnya perempuan kelahiran Palu 51 tahun yang lalu ini adalah Ketua Bawaslu provinsi Sulteng, pernah menjadi Ketua Panwaslu Kota Palu, dan sehari-hari adalah dosen di Fakultas Hukum Universitas Tadulako Palu.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.