alexametrics Raden Harry dan Matindas Lihat Pembuatan Kain Ecoprint – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Raden Harry dan Matindas Lihat Pembuatan Kain Ecoprint

Balai Disabilitas Nipotowe akan Jadi Sentra Kreasi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Pemerintah menyiapkan perubahan nomenklatur perubahan nama Balai Disabilitas Intelektual Nipotowe Palu di Kalukubula Kabupaten Sigi, menjadi sentra kreasi atau balai multifungsi. Dengan menghilangkan kata “disabilitas”, diharapkan stigma disabilitas pada penyandangnya perlahan menghilang menjadi orang yang kreatif.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Dr. Raden Harry Hikmat ke Palu bersama kunjungan kerja Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas Janes Rumambi di Balai Nipotowe Palu, Kalukubula Kabupaten Sigi, Senin (14/6).

Raden mengungkapkan draft nomenklatur telah dirancang dan ditargetkan pemerintah selesai pada awal Januari 2022 dan rencananya akan diresmikan langsung Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Risma. Dia menyebut stigma disabilitas cenderung menghantui masyarakat Indonesia yang beranggapan mereka kurang kreatif dan tidak sempurna. Padahal di Balai Disabilitas mereka diajarkan berkreasi dengan berbagai macam produk baik handicraft maupun juga bakat yang mereka miliki.

“Hal yang terus disampaikan Menteri Sosial Bu Risma, bahwa hasil kerajinan mereka itu bisa menjadi nilai tambah buat mereka. Ini yang mesti diubah pola pikir masyarakat kita bahwa penyandang disabilitas punya kreasi dan bisa menghasilkan untuk diri mereka sendiri,” kata Raden.

Pada akhirnya, Balai DIsabilitas akan dihilangkan kata disabilitas dan menjadi balai multifungsi atau sentra kreasi. Pembinaan balai multifungsi tidak cenderung membina potensi dari penyandang disabilitas intelektual semata, penyandang lainnya seperti disabilitas fisik dan mental juga menjadi tanggung jawab dari Balai.

Dalam kunjungan itu, Raden memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Sigi dan Kota Palu melalui Dinas Sosial. Nilai bantuan yang diserahkan Rp319 juta lebih untuk 133 orang bagi penyandang disabilitas di Kota Palu dan Rp180 juta bagi 75 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Sigi. Bantuan diserahkan langsung Raden Harry bersama Matindas J Rumambi kepada masing-masing Kepala Dinas Sosial Kota Palu dan Kabupaten Sigi dan disaksikan Bupati Sigi M Irwan Lapata dan Kadis Sosial provinsi Ridwan Mumu serta Kepala Balai Nipotowe Palu Syaiful Samad.

Bantuan tersebut berasal dari program asistensi rehabilitasi sosial atau atensi dengan sasaran membantu biaya sehari-hari mereka ditengah pandemic Covid-19. Raden Harry juga memberikan bantuan atensi lainnya kepada penyandang disabilitas berupa bantuan untuk usaha ternak kambing, usaha kios, usaha ternak kambing,  dan usaha dagang bensin eceran.

Selama kurang lebih dua jam di Balai Nipotowe, Raden Harry bersama anggota Komisi VIII DPR RI Matindas Janes Rumambi menyempatkan menengok aktivitas penyandang disabilitas di Balai Nipotowe Palu. Produk kerajinan yang sedang digarap berupa kain ecoprint, sejenis kain yang dicetak melalui tempelan daun yang membentuk motif daun dengan cara direbus dan dikeringkan. Dari kain itu kemudian bisa menjadi mukena yang bernilai jual Rp 300 ribu. Selain kain, kerajinan tangan lainnya berupa tas tenun, juga lukisan.

Matindas J Rumambi dalam kunjungan itu tertarik dengan hasil kerajinan tangan para penyandang disabilitas. Jika hasil dari kerajinan tangan itu dikemas dan dipasarkan dengan sistem informasi terkini, maka Ia yakin produknya bakal laku di pasaran. Matindas juga berharap bantuan yang diserahkan oleh pemerintah digunakan sebaik-baiknya oleh penerima manfaat dan jangan dipersalahgunakan.

“Bantuan itu merupakan bukti sinergitas antara DPR dengan Kementerian Sosial (Kemensos) bagi warga Sulawesi Tengah yang terdampak pada bencana, serta meringankan beban masyarakat akibat pandemi,” kata Matindas.(cr2)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.