Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Radar Sulteng Telah Memberikan Kontribusi Penting bagi Kemajuan Demokrasi di Sulteng

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Kepada Radar Sulteng, Jamrin Jainaz begitu dia disapa, mengakui bila dirinya sesukses sekarang sebagai Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan tempaan sang Big Boss Radar Sulteng, H. Kamil Badrun, SE., M.Si.

“Saya ini salah satu yang beliau didik. Berkat beliau punya arahan dan petunjuk dalam manajemen redaksional Radar Sulteng saya bisa berkiprah lebih jauh lagi, dan menjadi seperti saat ini, ” ungkap Jamrin, Selasa (27/10).

Diakui Jamrin, menjadi seorang wartawan atau jurnalis pada sebuah koran harian di-era tahun 90-an menjadi impian bagi mereka yang ingin berkecimpung di dunia pers. Institusi media yang saat itu masih sangat terbatas khususnya koran harian yang terbit di kota Palu maupun pada umumnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dikatakan Jamrin, kehadiran institusi Radar Sulteng pada awal tahun 2000-an atau tepatnya pada tahun 2001 pada 28 Oktober merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana tanggal tersebut merupakan hari lahirnya Sumpah Pemuda, yang mengikrarkan diri sebagai bangsa yang satu, bahasa yang satu dan tanah air yang satu yaitu Indonesia.

Menurut Jamrin, kelahiran Radar Sulteng sebagai Medianya Orang Cerdas tidak terlepas dari momen sejarah karena bertepatan dengan 28 Oktober, hari yang setiap tahunnya diperiganti sebagai hari Sumpah Pemuda. Semangat juang pemuda itulah yang terpatri dalam jiwa pemimpin Radar Sulteng untuk mewujudkan agar media ini mendapat kepercayaan dari masyarakat, sehingga media mendapat tempat di hati masyarakat di tengah perkembangan media online yang begitu menjamur saat ini.

“Sebagai orang yang pernah menjadi bagian dari Radar Sulteng, menjadi wartawan dengan berbagai tugas jurnalis, baik itu ke luar negeri khususnya di Malaysia dalam misi dagang Tatata di tahun 2000 dan 2004, setidaknya Radar Sulteng telah memberikan sumbangsi bagi perkembangan pembangunan ekonomi di kawasan Timur Indonesia, “ cetusnya.

Bahkan, kata Jamrin, dalam perkembangan politik lokal maupun dalam suksesi kepemimpinan di daerah ini media Radar Sulteng juga memberikan kontribusi yang sangat penting dalam kemajuan demokrasi lokal, paling tidak Radar Sulteng menampilkan berita-berita yang menyejukan, termasuk bagaimana Bawaslu dalam melaksanakan tugas sangat terbantu dengan kehadiran media Radar Sulteng.

Sosialisasi pengawasan pemilihan yang menjadi program unggulan Bawaslu Sulteng untuk melakukan pencegahan, program ini seringkali di sosialisasaikan melalui media Radar Sulteng dengan menyampaikan siaran pers maupun wawancara langsung oleh wartawan Radar Sulteng, baik itu melalui pernyataan pers yang disampaikan oleh Ketua maupun anggota Bawaslu Sulteng.

Sejatinya tugas jurnalis dengan pengawas Pemilu memiliki kesamaan dalam melakukan investigati di lapangan. Seorang wartawan Radar Sulteng akan menggali informasi secara detail melalui wawancara pada narasumber untuk disampaikan kepada publik melalui pemberitaan. Apalagi, informasi itu berkaitan dengan isu yang berkembang di masyarakat, baik itu perkara hukum, politik maupun kegiatan ekonomi dan pembangunan, tentu masyarakat pembaca akan menanti setiap berita yang diturunkan oleh media ini.

Sementara seorang pengawas Pemilu dalam melaksanakan tugas pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran maupun penyelesaian sengkerta juga melakukan upaya investigasi melalui penelusuran terhadap informasi yang disampaikan oleh masyarakat melalui surat ataupun informasi lisan guna mendapatkan alat bukti yang sah. Hanya saja, informasi yang didapatkan utuk kepentingan penanganan pelanggaran dan bukan utuk dipublis kepada masyarakat.

Radar Sulteng merupakan media cetak yang cukup berpengaruh di Suleweesi Tengah di tengah krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia di tahun 2008, ia mampu keluar dari krisis dan tetap eksis hingga di usianya yang kini 19 tahun.

Kehadiran Radar Sulteng dijagat media di Sulteng diawal tahun 2000 an memberikan andil yang sangat besar bagi perkembangan dan kemajuan daerah khususnya kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah, Karena media Radar Sulteng telah mendorong pemekaran sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, sebut saja Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tojo Unauna, Kabupaten Sigi, Kabupaten Morowali Utara dan Kabupaten Banggai Laut.

“Saya menyadari betul, ketika menjadi wartawan Radar Sulteng diawal berdirinya media ini, cukup banyak pengalaman jurnalistik yang saya alami. Paling tidak dua kali ke luar negari utuk melakukan liputan, khususnya di Malaysia dan satu kali meliput di Istana Negara pada peringatan detik-detik Proklamasi tahun 2001 dimana saat itu Megawati Sukarno Putri sebagai Presiden Republik Indoensia.

Menurutnya, saat itu Pers Istana Negara sebelum diberikan kartu khusus, menjadi seorang jurnalis membutuhkan keahlian khusus. Bahkan, ia disebut sebagai guru bagi masyarakat karena seorang jurnalis memahami segala aspek sosial kemasyarakatan.

“ Media sebesar Radar Sulteng telah melahirkan kader-kader jurnalistik yang berkiprah di berbagai medan pengabdian, baik itu di legislatif, eksekutif maupuan di lembanga penyelenggara pemilu, “ ujar Jamrin, yang juga merayakan Ulangtahunnya pada 27 Oktober 2020 kemarin.

Ini ucapan Jamrin kepada Radar Sulteng, hari ini 28 Oktober 2020, “Selamat ulang tahun semoga Radar Sulteng menjadi media pemersatu, Medianya Orang Cerdas yang selalu menjadi inspirasi dan menyejukan bagi masyarakat Sulawesi Tengah”.

Dari seorang jurnalis, Jamrin sudah menapaki berbagai jabatan yang diemban di palagan tugas media Radar Sulteng, antara lain menjadi wartawan Radar Sulteng di Biro Tolitoli, dan menjadi Pengawas Pemilu di tahun 2004 di Tolitoli. Kemudian pada tahun 2009 menjadi Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Kabupaten Buol.

Selanjutnya, pada tahun 2011 menjadi anggota Panwas Provinsi Sulawesi Tengah, Panwas Pilkada Kabupaten Buol tahun 2012, dan menjadi Tim Ahli Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulteng, anggota Bawaslu Sulteng periode 2018 sampai 2020, dan sekarang menjadi Ketua Bawaslu Sulteng.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.