Quick Count, Rusdy – Mamun Unggul

Hidayat Mengaku Siap Legowo

- Periklanan -

PALU-Unggul hasil quick count (hitung cepat) dari sejumlah lembaga survei, pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut 02, H. Rusdy Mastura-H. Ma’mun Amir menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Sulteng yang telah mendukungnya.

Hasil hitung cepat Poltracking hingga pukul 19.00 Wita, Paslon Cudi – Ma’mun memperolah suara 60,49 persen. Sementara paslon Nomor Urut 01, Hidayat Lamakarate–Bartholomeus Tandigala memperolah 39,51 persen dari total suara yang masuk 91,20 persen.

Sementara hasil hitung cepat Charta Politika hingga pukul 19.00 Wita, paslon Cudi–Ma’mun memperoleh 58,82 persen, sedangkan Paslon Hidayat–Bartho memperoleh 41,18 persen dari total 94,33 persen suara yang masuk.

Rusdy Mastura merasa bangga dengan pencapaian tersebut. Sebab kata dia, semua itu merupakan hasil kerja keras dari 11 partai pendukung dan pengusung dalam koalisi Maju dan Sejahtera serta relawan yang sudah bekerja habis-habisan.

“Ucapan terimakasih kepada rakyat Sulteng, relawan dan seluruh pendukung yang sudah bekerja keras dan berkordinasi begitu hebat, sehingga keberhasilan bisa dicapai dengan maksimal,”ungkap Rusdy Mastura, Rabu (9/12).

Rusdy Mastura yang akrab disapa Bung Cudy ini mengatakan, dari gambaran dua lembaga survei posisinya terlihat unggul dan baginya angka itu adalah hasil yang ilmiah dan dapat dipercaya.

Walikota Palu dua periode itu menuturkan, dengan hasil quick count dirinya di posisi teratas, namun angkanya terus bergerak. Hasil quick count itu juga beriringan dengan hasil real count. Dengan begitu, hasilnya bisa dipastikan.

Cudy juga menyatakan, walaupun dalam keadaan mengungguli lawannya, perayaan khusus dalam kemenangan dia minta untuk ditunda dulu, karena mengingat saat ini dalam situasi pandemi Covid-19.

“Biar perlu saya datang ke kampung-kampung mengunjungi masyarakat Sulteng. Yang terpenting ungkapan terimakasih saya kepada rakyat dulu,” ujarnya.

Cudy juga mengaku, ketika terpilih menjadi gubernur, tentunya pelantikan masih menunggu waktu cukup lama, maka dia akan mempersiapkan tim pakar untuk mewujudkan peningkatan fiskal daerah.

Cudy menjelaskan, program Sulteng Sejahtera juga menjadi prioritas dirinya kedepan dalam mengemban tanggung jawab sebagai Gubernur Sulteng, karena itu tujuan dirinya untuk selanjutnya menyelesaikan persoalan bencana dan mempersiapkan peningkatan fiskal Sulteng.
“Dalam mewujudkan program itu, saya akan melibatkan tim-tim pakar,” tandasnya.

Usai pemilihan Bung Cudy terlihat bersama dengan anggota DPR RI, Ahmad M. Ali, di kantor DPW NasDem Sulteng di Jalan. Chairil Anwar Kota Palu. Mereka berdua terus memantau perkembangan perolehan suara dari waktu ke waktu di desk server data perolehan suara Gubernur dan Wakil Gubernur, di lantai dua kantor DPW NasDem Sulteng.

BERSAMA ISTRI : Di TPS 12 Hidayat Lamakarate bersama istri usai memilih. (FOTO. AGUNG SUMANDJAYA)

- Periklanan -

Hidayat Unggul di TPS Cudi

Sementara di TPS 11 di Jalan Balai Kota Utara, Kelurahan Tanamodindi, Mantikulore, lokasi kandidat Calon Gubernur 02 Rusdi Mastura memilih, dimenangkan oleh kandidat 01 Hidayat. Dari hasil penghitungan, Hidayat unggul 8 suara dengan perolehan 153 suara dan Rusdi Mastura 145 suara, dari total suara 306 suara. Sedangkan untuk suara yang tidak sah 8 suara.

Sementara itu, pagi hari sekitar pukul 07.30 wita, rombongan Rusdi Mastura bersama tim pemenangan datang dengan berjalan kaki ke TPS. Rumah Rusdi Mastura hanya berjarak puluhan meter dari lokasi TPS. Sebelum mencoblos, Rusdi Mastura terlebih dahulu menerapkan protokol kesehatan yang berada di TPS, dia juga ditemani oleh sang istri.

Setelah mencoblos, Cudi sapaan akrabnya mengatakan, harapan ke depan tentu kemenangan. Akan tetapi, harapannya terpenting adalah demokrasi ini terus berkembang. Dirinya sebagai politikus senior mengajak untuk bersama sama bangun demokrasi. Karena kata dia, demokrasi menjadi pilihan untuk mencapai Indonesia yang adil dan makmur. Menurutnya, demokrasi itu sudah menjadi jalan dan harus dibangun terus pelan pelan.

“Perasaan saya merasa lega. Pelaksanaan pemilu di lokasi ini baik sekali, Kota Palu juga masih dalam keadaan bagus tadi malam, cuman saya dikagetkan dengan informasi dari Tentena. Yah sudahlah, kita harap jangan lagi seperti itu, kita mau bangun demokrasi. Marilah kita pelan-pelan membangun demokrasi, karena ini pilihan, kita perjuangkan melalui Reformasi,” kata Cudi kepada awak media di TPS 11.

Dia menambahkan, setelah mencoblos agendanya hanya bersantai saja menikmati hasil pengumuman. “Kalau saya menang, alhamdulillah. Saya akan melaksanakan tugas saya sesuai yang diberikan kepada saya. Insya Allah saya menjadi pemimpin yang amanah,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan temuan-temuan dia berharap itu menjadi pelajaran yang besar bagi semua. “Untuk di proses kalau ada, KPU harus adil,” terangnya.

Terpisah Calon Gubernur Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate mengungkapkan bahwa, setelah pemilihan Rabu kemarin (9/12) seluruh proses demokrasi bakal segera berakhir. Tidak ada lagi persoalan antar kandidat dan tidak ada lagi yang perlu dipersoalkan.

Siapapun kata Hidayat, yang diberikan amanah harus diterima. Seluruh proses yang ada harus diikuti bersama pula, apapun hasilnya. “Karena hasil (Pilkada) ini nantinya sudah merupakan ketetapan Allah, dan yang dipilih pun tentu orang yang terbaik. Siapa pun itu, dialah pemimpin kita,” kata Hidayat.

Semua proses dalam Pilkada ini, sebut dia, sudah dia dan seluruh timnya lakukan. Jika pun nanti diberikan amanah, dia siap menjalankan 12 program andalannya, yang telah disusun kedalam visi dan misi guna mewujudkan Sulteng Hebat.

Namun bila takdir berbicara lain, dan Rusdi Mastura yang jadi pemenang, Hidayat mengaku dengan legowo siap berada di barisannya. Sebaliknya, jika dirinya yang diberikan amanah, dia akan mengajak Rusdi Mastura ikut serta menyumbangkan pikiran terbaik demi kemajuan Sulawesi Tengah.

“Tadi sebelum melakukan pencoblosan saya berolahraga dan ketemu pak Cudy (Rusdi Mastura) di Lapangan Vatulemo, saya menyapa dan lebih dulu ucapkan selamat,” tandasnya.

Di TPS 12, tempat Hidayat Lamakarate bersama Keluarga memilih, dirinya terpaut 4 suara dari Pasangan Calon Gubernur Nomor Urut 2, Rusdi Mastura. Di mana Hidayat memperoleh 108 suara, sementara Rusdi Mastura, menang dengan 112 suara dari 220 pemilih. Sedangkan 4 surat suara lainnya dianggap tidak sah. (mch/acm/agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.