Putus Sekolah, Pelaku di Bawah Umur Edarkan Narkoba

- Periklanan -

Kapolres Palu AKBP Christ R Pusung barang bukti sabu-sabu, Rabu (3/5). (Foto: Wahono)

PALU- Kepolisian Resor Palu (Polres) menggelar press release terkait keberhasilan Satres Nakoba Polres Palu dalam menangkap pelaku tindak pidana Narkotika yang ada di kota Palu, selama April 2017, Rabu (3/5).

Dari tangan 13 tersangka pengedar dan penyalah guna narkoba jenis sabu, berhasil diamankan sebanyak 45,63 gram. Di antara para tersangka, ada dua masih di bawah umur. Keduanya, WF (16) dan FA (15) pun diketahui telah putus sekolah. Mereka terlibat dalam penangkapan di delapan TKP ini.

Dalam press release kedelapan tersangka di hadirkan, seperti Wahid Febrian (20) , Ahmad Fahrudin (20), Fery Kartono (41), Aidil (24), Ruly  (20), Febrianto (39), Maikel (20), Asel (25), Franando (18) . Sementara kedua pelaku di bawah umur  WF (16) dan  FA (15) tidak dihadirkan.

- Periklanan -

Barang bukti yang diamankan, total sabu dengan berat bruto 45,63 gram, 2  unit sepeda motor, 12 buah macis gas, 4 buah bong, 40 buah pipet,  5 buah sumbu, 3 buah timbangan digital, 2 unit HP, 14 buah pireks kaca, 1 buah botol plastik, 664 buah plastik klip kosong, 6 buah sendok, 8 buah kaleng rokok. Babuk lainnya, uang tunai sejumlah Rp415 ribu, 2 buah buku catatan, 1 buah aluminium foil, 9 karet dot, 33 buah cotton bath, 1 buah gunting kecil, 3 buah mata pisau charter, serta 1 buah tutup botol terbuat dari sandal jepit.

Kapolres Palu AKBP Christ R Pusung mengatakan, untuk kedua tersangka yang masih di bawah umur tersebut telah berstatus putus sekolah. “Untuk proses hukum di bawah umur masuk dalam undang-undang peradilan anak,” ungkapnya di ruang press room.

Untuk peredaran narkoba di wilayah Kota Palu sendiri sudah masuk dalam kalangan umum, mulai dari pelajar hingga para pejabat. “Pengedar sabu tidak melihat siapa pun, asalkan cocok dengan harga, mereka bage,“ kata mantan Kapolres Tolitoli ini.

Christ berharap dengan adanya penangkapan yang sering dilakukan oleh Sat Res Narkoba Polres Palu dapat memberikan efek jera bagi para pelaku tindak pidana Narkotika yang ada di kota Palu. Kepada masyarakat di kota Palu agar ikut berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam memberantas dan memerangi Narkoba.  “Dengan cara apabila mengetahui ataupun melihat adanya tindak pidana berkaitan dengan Narkotika agar segera dilaporkan atau segera informasikan ke kantor Kepolisian terdekat atau bisa langsung ke Polres Palu,” pungkasnya. (Cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.