alexametrics Putra Daerah Asal Donggala Jadi Pejabat di Mabes TNI – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Putra Daerah Asal Donggala Jadi Pejabat di Mabes TNI

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Menjadi pejabat di Markas Besar (Mabes) TNI menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang prajurit. Salah satunya prajurit putra asli Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Dia adalah Letkol CPM Muhlis SH MSc.

Letkol Muhlis yang lahir di Kota Palu dan dibesarkan di Kabupaten Donggala, tepatnya Desa Marana, Kecamatan Sindue itu, kini menjabat sebagai Kabag TAUD Pusat Polisi Militer (PUSPOM) TNI, Markas Besar (Mabes) TNI. Sebelumnya Muhlis juga pernah menjabat sejumlah jabatan di lingkup Korem 132 Tadulako. Seperti Perwira Seksi Binwanmil Korem 132 Tadulako, Perwira Penghubung Wilayah Donggala Kodim 1306 Donggala, Kapenrem serta Pasikomsos Korem 132 Tadulako.

Hingga akhirnya pada Tahun 2020 ayah empat anak ini, lulus dalam Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Bandung, Jawa Barat. Lulus dari Seskoad, Muhlis langsung mendapatkan penugasan di Jakarta, tepatnya di Puspom TNI Mabes TNI sebagai Kabag TAUD.

Kepada Radar Sulteng, Muhlis mengaku, bertugas di mana saja baginya sama. Loyalitas kepada negara, adalah hal mutlak yang menjadi ikrar ketika pertama menjadi seorang prajurit. Baginya, hampir tujuh tahun berdinas di kampung sendiri, memang dirasakan belum cukup untuk memberikan yang terbaik untuk daerah, namun baginya, bertugas di Mabes TNI, juga salah satu jalan membawa nama daerah.

“Tentunya saya tetap akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya yang dipercayakan negara kepada saya. Karena saya di Mabes TNI juga merupakan salah satu representase Sulawesi Tengah, sehingga nama baik daerah juga harus saya jaga,” terangnya.

Muhlis berharap, kedepan semakin banyak putra-putra daerah Sulawesi Tengah, tidak hanya dari Kota Palu saja, namun dari Donggala, Sigi, Parimo dan kabupaten lain di Sulawesi Tengah, bisa menjadi seorang perwira TNI/Polri. Baik dari sumber Sekolah Perwira maupun Akmil atau Akpol.

“Untuk itu semoga generasi penerus kami bisa mempersiapkan diri dengan matang dengan rajin belajar dan mempersiapkan fisiknya dengan baik. Pemerintah Daerah juga harus memberikan perhatian kepada anak-anak kita, agar mereka terdorong menjadi perwira-perwira yang membanggakan daerahnya. Bukan tidak mungkin mereka nanti bisa jadi Dandim atau Kapolres bahkan Danrem maupun Kapolda di daerah kita sendir,” sebut Muhlis. (agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.