Puskesmas Pembantu di Kelurahan Tidak Boleh Kosong

- Periklanan -

Kapus saat memimpin pertemuan terkait keluhan masyarakat, pustu kosong, (Foto: Royke)

PALU – Keberadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di setiap kelurahan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Namun demikian, Rabu (11/10), ada seorang warga mengeluh jika Pustu Kelurahan Tondo tidak buka saat ingin berobat. Pasalnya warga tersebut sedang demam dan ingin berobat di Puskesmas dekat tempat tinggalnya.

Sekitar pukul 11.30 wata, warga tersebut pergi ke Pustu Kelurahan Tondo. Saat tiba di sana tidak ditemui pegawai Pustu, karena dikira tutup warga tersebut kembali pulang.

“Sering saya lihat buka hingga malam, mungkin hari ini tutup karena tidak ada orang di sana (Pustu) saya lihat, mau ke RS Undata jauh saya sudah tidak mampu dingin dan sakit semua badan,” ungkap warga yang mengaku bernama Udin.

- Periklanan -

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu dr Royke saat dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut, segera menghubungi Kepala Pustu (Kapus) Kelurahan Tondo. Sebab, Pustu Tondo buka hampir 24 jam. Pasalnya, Pustu Tondo juga difungsikan sebagai Klinik Bersalin yang buka mulai pukul 17.00 wita sampai pagi, dengan pembangian shift jaga bidan. “Saya sudah telepon,” kata Royke.

Menurut Kapus Tondo, imbuh Royke, pelayanan di Pustu Tondo mulai pukul 08.00 wita pagi hingga pukul 14.00 wita, siang pukul 14.00 sampai 17.00 sore istirahat dan buka lagi jam 17.00 wota sore sampai pagi. “Saat itu Pustu kosong karena petugas diundang rapat koordinasi di PKM induk,” jelasnya.

Royke berpesan, jika Pustu akan dikosongkan karena ada kegiatan di luar, sebaiknya petugas wajib memasang pengumuman yang mudah dibaca sebagai keterangan bahwa pustu tutup sementara. Kemungkinan pasien datang saat jam istirahat atau petugas lagi pertemuan di PKM Induk.

Dia mengungkapkan, Kamis (12/10), Kapus segera melakukan pertemuan guna membicarakan masalah atau komplain masyarakat tentang Pustu sering tutup. Royke meminta kepada masyarakat segera melaporkan jika hendak berobat ke Pustu tetapi pustu tutup.

“Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapus, dan dihadiri oleh Kapustu Tondo bawah yang sudah memiliki Klinik Bersalin, dan Kapustu Atas dekat Untad,” sebutnya. (umr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.