Pusing Urus Sampah Disperkim Angkat Tangan

Personelnya Diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup

- Periklanan -

TOLITOLI-Kelimpungan atasi persoalan pengelolaan sampah, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) khususnya bidang kebersihan dan pertamanan akhirnya menyerahkan personel dan armada persampahan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tolitoli.
 
Dijelaskan Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Disperkim, Nurmansyah SP, hal tersebut dilakukan lantaran anggaran pengelolaan sampah tahun 2019 telah menjadi kewenangan DLH, sementara tugas–tugas pengelolaan sampah terpaksa dilakukan masih dikerjakan Disperkim karena menunggu nomenklatur baru ditetapkan.
 
“Anggarannya sudah ada di DLH, kami tidak punya anggaran untuk mengelola, sementara secara fungsi masih melekat pada kami, apalagi masalah persampahan ini tidak bisa berhenti. Makanya, meski belum resmi, kami terpaksa harus menyerahkan armada peralatan bersama personilnya ke DLH,” tutur pria yang akrab disapa Maman ini menjelaskan.
 
Ia menambahkan, selayaknya ketika mengetahui bakal adanya nomenklatur baru, seharusnya akhir tahun 2018 lalu, pengelolaan sampah di kota Tolitoli tidak lagi menjadi tanggung jawab Disperkim, dan segera beralih ke DLH. Sehingga memasuki tahun anggaran baru pengelolaannya resmi menjadi tanggung jawab sepenuhnya OPD yang baru.
 
Dikonfirmasi, Pejabat sementara (Pjs) Kepala DLH Tolitoli, Nadjarudin Lanta SH, mengatakan, pihaknya berharap perpindahan kewenangan tersebut, harus segera diresmikan, agar pihaknya bisa fokus melakukan tugasnya.
 
“ Semoga pada rencana rotasi dan pelantikan dalam waktu dekat ini, peresmian BLH sebagai OPD yang mengelola sampah dapat menjadi agenda tetap,” kata Nadjarudin Lanta.
 
Nadjarudin juga menambahkan, dengan demikian maka soal kebersihan akan bergabung di DLH. Dengan demikian, banyak harapan yang disandarkan kepada BLH dalam urusan pengelolaan sampah pada tahun ini.
 
” Kami harus membuat strategi jitu, agar tidak ada lagi persoalan sampah, termasuk pungutan tarif di luar Perda dan Perbup,” tambahnya.
 
Dijelaskannya, penanganan sampah di Tolitoli nantinya harus dilakukan pengkajian ulang, seperti sistem pengelolaan yang teratur dan tidak sembarangan. Termasuk juga soal jadwal pembuangan sampah masyarakat di tempat pembuangan yang soal waktunya perlu dipertegas.(yus)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.