alexametrics Puluhan Ton Sampah Tidak Terangkut ke TPA Kawatuna – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Puluhan Ton Sampah Tidak Terangkut ke TPA Kawatuna

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu masih harus berjibaku mengatasi persoalan persampahan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengakui, masih ada sekitar 44 ton sampah liar yang belum berhasil mereka angkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Jumlah itu ada di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar dan masih banyak yang ada di sungai-sungai,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan LB3 DLH Kota Palu, Hisyam Baba, di kegiatan diskusi peran masyarakat sipil dalam keterlibatan penanganan sampah di Kota Palu, yang diinisiasi oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulteng serta Yayasan Pendidikan Rakyat Sulteng.

Dimana, produksi sampah warga Kota Palu setiap tahunnya mencapai 68 ribu ton, sementara DLH Kota Palu dengan kekuatan 39 armada pengangkutnya, dalam sehari hanya mampu mengangkut 142 ton sampah. Olehnya, beragam upaya terus dilakukan oleh Pemkot Palu, baik dalam bentuk pengurangan maupun penanganan sampah.

Untuk pengurangan sampah sendiri urai Hisyam, Pemkot Palu terus melakukan sosialisasi terkait Reuse atau pemakaian kembali, Reduce pembatasan penggunaan barang sekali pakai serta Recycle atau daur ulang. Lebih jauh terkait reduce sampah, Pemkot saat ini telah memiliki Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Pembatasan Penggunaan Kemasan Plastik Sekali Pakai dan Styrofoam yang efektif diberlakukan pada bulan Maret mendatang.

Sementara terkait penanganan sampah, Pemkot sudah mulai menerapkan metode jemput sampah dari rumah ke rumah. Hal itu ditandai dengan pelaunchingan 48 armada sampah baru yang ditempatkan sebanyak dua unit di 24 Kelurahan. Serta penambahan 10 armada baru berjenis dump truck yang diopersasikan oleh DLH, guna memaksimalkan pengangkutan sampah di Kota Palu.(ril)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.