Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

PT. Tatalogam Sertifikasi Tukang Baja Ringan

PALU – PT. Tatalogam Lestari adakan kegiatan program sertifikasi aplikasi baja ringan kepada para tukang baja ringan yang ada di Sulteng. Hal ini guna menciptakan tukang berkompetensi dan tersertifikasi. Kegiatan ini sendiri bertempat di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng, Rabu (7/8) kemarin.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng, Ir. Saifulah Djafar, MSi dihadiri oleh Kepala Balai Material dan Peralatan Konstruksi Direktorat Jendral Bina Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Z Tolhas P Sidabutar, Komandan Korem 132 TDL diwakili Kasi Ops, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar Faizal Lukman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu, Komisaris Utama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Ketua LPJK Provinsi Sulawesi Tengah, Kapolsek Palu Selatan, Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulawesi Tengah, Kepala Cabang PT Tatalogam Lestari Palu Retno Tien, Sub Distributor Toko Orion Wijaya Candra.

Kepala Balai Material dan Peralatan Konstruksi Direktorat Jendral Bina Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Z Tolhas P Sidabutar mengatakan, kegiatan sertifikasi yang diadakan Tatalogam sejalan dengan program pemerintah dalam upaya meningkatkan kemampuan para pekerja konstuksi di Indonesia agar menghasilkan produk yang berkualitas. “Pekerja memiliki kompetensi, dan kompetensi perlu adanya pengakuan buktinya adanya sertifikat,” ucapnya.

Tatalogam Lestari sebagai mitra pemerintah, karena kepeduliannya dengan para pekerja yang bekecimpung dalam baja ringan, pemasangan sehingga diadakanlah sertifikasi dibeberapa provinsi di Indonesia. Z Tolhas P Sidabutar juga menyambut baik serta apresiasi, karena tidak banyak perusahaan yang mengadakan kegiatan pelatihan dan sertifikasi.

Tatalogam tidak hanya mencari untung dari penjualan tetapi juga mensejahterakan, menyiapkan para pekerjanya untuk siap berkarya dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia baik bangunan rumah dan sebagainya. “Tatalogam tidak hanya promosikan produk, juga membiarkan pekerja yang telah dilatih digunakan oleh institusi lain,” ucapnya.

Sertifikat yang dikeluarkan pada saat pelatihan dikerluarkan oleh  Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan sertifikat itu legal diakui, pelaksanaan ujinya juga sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia yang dikeluarkan oleh kementerian tenaga kerja. Sehingga legalitasnya dijamin.

“Banyaknya tukang baja yang ada di Sulteng, dan baru sedikit yang telah sertifikasi, pemerintah harusnya memiliki program untuk terus melaksanakan kegiatan sertifikasi, apalagi kondisi usai bencana banyaknya bangunan dan perlu adanya tukang ahli,” ucap Z Tolhas P Sidabutar.

Z Tolhas P Sidabutar berharap kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi Kabupaten Kota dan para penyedia jasa, perusahaan khusus dibidang jasa konstruksi terus bekerja sama melaksanakan sertifikasi. “Amanat undang-undang mewajibkan, jangan sampai kata-kata wajib menjerat para pekerja yang belum berkesempatan melaksanakan sertifikasi,” harapnya.

Kepala Cabang PT Tatalogam Lestari Palu Retno Tien menyebutkan, peserta pelatihan ada 75 orang, merupakan para tukang pasang baja ringan di Kota Palu, Donggala dan Sigi. “Peserta di rekrut dan direkomendasikan oleh pelanggan toko PT Tatalogam di Palu, sudah biasa dan sering berkecimpung dalam pemasangan baja,” sebutnya.

Retno menyebutkan, seleksi untuk mendapatkan sertifikasi sangat ketat, mulai dari wawancara, observasi dan praktek langsung, jika ada yang tidak memenuhi syarat maka dinyatakan gagal. “Kegiatan dua hari, 7 dan 8 Agustus 2019, hari pertama pembukaan dan materi teori, hari kedua praktek, penilaian dan pembekalan,” sebutnya.

Selain itu, peserta sertifikasi juga ada dari TNI, agar saat membantu masyarakat benar-benar memiliki keahlian serta menjadi tenaga terampil. Retno berharap dengan tukang pasang baja berkompeten, produk bagus hasilnya akan bagus, jika produknya bagus tukangnya tidak kompeten hasilnya tidak akan maksimal.

Tatalogam Lestari adalah sebuah perusahaan yang memproduksi genteng metal dan baja ringan, dalam hal ini untuk baja ringannya bermerek Taso. “Kami selalu berkomitmen dan konsisten dalam menghadirkan produk yg bermutu dan berkualitas,” ucapnya.

Saat ini PT Tatalogam sdh memperoleh sertifikat SNI profil 8399-2017 untuk baja ringan  dengan merek Taso di Jakarta. “Dengan ini kami berharap buat teman-teman tukang dan aplikator semakin berkompeten dalam memasang Taso dan memperoleh sertifikat,” harapnya. (umr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.