Proyek Asrama Haji Disangsikan Selesai Akhir 2017

- Periklanan -

Beginilah kondisi proyek pembangunan asrama haji yang disangsikan selesai dikerjakan pada akhir 2017. Foto lain, papan proyek pembangunan asrama haji. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Proyek Pembangunan Asrama Haji Palu yang direncanakan menjadi embarkasi antara terus mendapat sorotan dan keraguan penyelesaian proyek pada akhir tahun 2017.

Kanwil Kementrian Agama Sulawesi Tengah yang semula ingin merencanakan menjadikan Sulawesi Tengah sebagai embarkasi antara di tahun 2018 yang ditargetkan selesai Desember tahun 2017 ini.

- Periklanan -

Pengamat Konstruksi, Andi Arham Adam,ST.,M.Sc,PhD menjelaskan bisa saja pembangunan asrama haji itu selesai akhir tahun 2017, tetapi dengan syarat yang mengerjakannya menggunakan teknologi super canggih. “Pembangunan Asrama haji bisa selesai akhir tahun atau tidak itu tergantung siapa yang kerja. Juga didukung alat berat yang menggunakan sistem pracetak, bisa selesai dalam waktu satu setengah,” ungkapnya.

Namun kata, Andi Arham, jika pembangunan asrama haji hanya menggunakan alat manual menjadi hal yang mustahil dikerjakan hingga akhir tahun 2017 ini. Menurut Dosen Teknik Sipil Universitas Tadulako itu, dia pernah melihat pembangunan proyek di luar negeri dalam kurun waktu satu bulan selesai. Juga didukung para pekerjanya bisa dari pagi hingga malam. Kemudian alat-alat yang digunakan dalam pembangunan tersebut menggunakan alat-alat berat dan pracetak sehingga bisa sesuai target. “Kebetulan saya lihat proyek yang bisa dikerja cepat itu di luar negeri. Satu bulan selesai tapi mereka memang kerja dari pagi hingga malam hari, tidak menggunakan alat manual. Semua menggunakan alat berat dan sistem pracetak,” jelas Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Fakultas Teknik Untad.

Masih menurut Andi Arham, kalau pekerjaan gedung asrama haji hanya menggunakan alat manual, akan membutuhkan waktu lama. Sedangkan jika pembangunan tersebut menggunakan teknologi canggih, seperti penggunaan alat-alat berat dan memakai pracetak, maka hanya membutuhkan waktu 28 hari. “Kalau umur beton biasanya 28 hari sudah keras dan itu sudah bisa diberikan beban seperti pembangunan lagi di bagian atasnya,” terang Andi.

Andi pun tidak mengatakan, proyek asrama haji tidak bisa selesai akhir tahun ini, melainkan yang menjadi pertanyaannya adalah teknologi apa saja yang digunakan dalam pembangunan tersebut dan siapa saja yang laksanakan pembangunan tersebut. “Artinya kita lihat dulu apa teknologi yang dipakai dan siapa yang laksanakan. Saya tidak mengatakan tidak bisa selesai, tapi kita lihat saja teknologi yang digunakannya,” tutupnya. (cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.