alexametrics Prostitusi Online ABG di Palu Transaksi Via Group WA – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Prostitusi Online ABG di Palu Transaksi Via Group WA

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Praktif prostitusi Online di Kota Palu yang melibatkan anak yang berhasil diungkap oleh Polda Sulteng menggunakan aplikasi chatingan WhastApp (WA).

Dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) Tinombala I-2022 Polda Sulteng Senin (21/03/2022) malam, mengungkap empat orang diduga terlibat prostitusi online yang melibatkan Anak Baru Gede (ABG) atau anak di bawah umur. Di dua lokasi berbeda, dan berhasil menjaring 13 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 5 wanita, 2 di antaranya diketahui di bawah umur.

Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari, ditemui usai jumpa wartawan di Kota Palu mengatakan, praktik prostitusi online anak di bawah umur yang berhasil diungkap dalam Ops Pekat Tinombala beberapa hari lalu terungkap, transaksi maupun komunikasi para Mucikari dengan pria hidung belang menggunakan aplikasi chat WA. “Mereka punya group WA yang khususnya digunakan komunikasi dan transaksi prostitusi,” katanya.

Menurut Sugeng, salah seorang mucikari adalah pemain lama yang memang sudah jadi target operasi dari beberapa kasus prostitusi online yang sebelumnya juga sempat diungkap. Hanya saja salah seorang mucikari ini lolos dan kali ini berhasil ditangkap. “Sebenarnya praktik prostitusi mereka ini yang melibatkan anak di bawah umur adalah pemain lama dan sudah berlangsung lama,” terangnya.

Sugeng menjelaskan, korban prostitusi online anak di bawah umur dengan korban, inisial J (16) dan K (15) warga Kota Palu. Usia dilakukan pemeriksaan kedua korban sudah dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing, karena status mereka masih anak di bawah umur.

Sementara 4 orang telah ditetapkan tersangka dan telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Sulteng sejak tanggal 23 Maret 2022.

“Yang ditetapkan tersangka inisial R (24) laki-laki warga Kelurahan Ujuna Palu barat, J (22) wanita warga Kelurahan Ujuna Palu Barat, MA (22) laki-laki warga Kayumalue Palu Utara dan inisial KS (29) laki-laki warga Biromaru Kab. Sigi,” kata Sugeng.

Awal pengungkapan kasus prostitusi online itu kata Sugeng, saat tim operasi pekat mendapatkan informasi adanya praktik prostitusi online di hotel dan homestay. Dilakukan penggeledahan di hotel A di Jalan S.Parman Palu dan homestay G di Jalan Mataram Palu. Di lokasi pertama, petugas mengamankan 7 pria dan 4 wanita yang salah satunya diketahui masih di bawah umur. Sementara di lokasi kedua atau homestay G diamankan pasangan laki-laki dan wanita yang bukan muhrim, dan diketahui wanita masih di bawah umur.

Selanjutnya mereka dibawa ke Polda Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan.
Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya, 5 buah HP berbagai merek, uang tunai sebanyak Rp 500 ribu dan beberapa pakaian dalam baik milik tersangka atau korban. Terhadap tersangka R, J dan MA, penyidik menjerat dengan pasal 76 Jo pasal 88 UURI nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UURI nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak, dan pasal 296 KUHP tentang Mucikari dengan ancaman penjara 5 tahun ke atas.

“Sedangkan tersangka KS dijerat Pasal 82 ayat (1) UURI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara 5 tahun ke atas,” ungkap Sugeng. (who)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.