Presiden Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sulteng

- Periklanan -

Gubernur Minta Presiden Bantu Perpanjangan Runway

Ilustrasi (@hubud.dephub.go.id)

PALU- Asisten pemerintahan Moh Arif latjuba SE MSi, menagatakan, provinsi Sulawesi Tengah merupakan daerah pertumbuhan terbaik di Indonesia. Pertubuhan ekonomi tertinggi di 2016 ini mendapat apresiasi yang tinggi dari Presiden RI dalam penyelenggaraan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APSI) di Solo, Jawa Tengah, belum lama ini.

Asisten I Arif Latjuba mengatakan, apresiasi Presiden tersebut diungkapkan saat dirinya mendampingi Gubernur Longki Djanggola dalam APSI beberapa lalu.  Ketika itu Presiden mendengarkan laporan sekretariat Negara terkait pertumbuhan ekonomi, Sulawesi Tengah yang menjadi tertinggi secara nasional dan terbaik sekawasan Indonesia Timur.

‘’Saat itu Presiden menanyakan kepada bapak Gubernur, pertumbuhan itu didapatkan dari kontribusi sektor mana semua. Dijelaskan bapak gubernur anatar lain  sektor pertambangan, perkebunan, pertanian dan sector lainnya. Dan tentunya sector pertambangan yang lebih menonjol,’’terang Arif Latjuba, dalam kesempatan kegiatan penanaman modal di Swisbell Hotel, belum lama ini.

- Periklanan -

Selanjutnya, Asisten I mengungkapkan mendapat respons dari Presiden, Gubernur Sulteng H Longki Djanggola meminta kepada Presiden jika sekiranya bisa mendapat bantuan untuk pembangunan infrastruktur. Dan dalam kesempatan tersebut Gubernur meminta agar Sulteng bisa mendapat bantuan perpanjangan landasan pacu bandara Mutiara Sis-Aljufri Palu.

‘’Dan pada kesempatan itu bapak Gubernur tidak segan-segan untuk meminta kepada bapak presiden, untuk membantu Sulawesi Tengah. Dan pada saat itu Presiden mengiyakan, dan akan dibicarakan dengan sekretaris Negara dan Menteri keuangan, berhubungan dengan perpanjangan runway Bandara Mutiara Sis Aljufri,’’terang Asisten I.

Diketahui lanjut Arif Latjuba, pembebasan landasan pacu bandara Mutiara Sis Aljufri saat ini membutuhkan anggaran yang sangat besar. Diperkirakan kurang lebih 20 hektar untuk runway akan menyedot anggaran Rp500 miliar.

‘’Untuk itu Gubernur memohon kepada presiden agar bisa membantu realisasi pembebasan lahannya. Kita bedoa bersama semoga ini dapat terealisasi secepatnya,’’harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Abdul Haris Renggah SH mengatakan, segala persiapan permohonan bantuan kepada presiden telah disiapkan.

‘’Gubernur telah memerintahkan kepada kami menyiapkan semua dokumen permohonan. Dan kami sudah menghadap Gubernur menyerahkan dokumen yang dibutuhkan oleh Gubernur untuk diajukan Presiden. Mudah-mudahan upaya gubernur ini bisa segera terealisasi, karena Presiden keliahatannya merespon permohonan bapak Gubernur,’’kata Kadis haris Renggah.(awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.