Posko Layanan Pengaduan Konsumen Diluncurkan

- Periklanan -

PALU– Provinsi Sulteng kini memiliki posko layanan pengaduan konsumen. Posko yang dibentuk Pemprov Sulteng bekerja sama dengan  Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sulteng diluncurkan pada hari Sabtu (21/4).

Anak-anak TK dan SD mengikuti lomba mewarnai dan menggambar dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional 2018 di halaman kantor gubernur, Sabtu (21/4). (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Acara peluncuran di halaman kantor gubernur merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2018. Di tempat yang sama juga digelar lomba mewarnai dan menggambar tingkat TK dan SD.

Gubernur yang diwakili Asisten Pemerintahan, Hukum dan Politik, HM Faisal Mang mengapresiasi pembentukan posko tersebut. Sebab fungsinya antara lain untuk merespons laporan-laporan konsumen atas ketidakpuasan layanan jasa dan produk maupun perlakuan tidak adil  yang diterimanya dari pelaku usaha. Selain itu sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajibannya sebagai konsumen.

- Periklanan -

Sebenarnya, perlindungan konsumen sudah mempunyai payung hukum yakni UU No 8 Tahun 1999. Tapi belum maksimal melindungi konsumen dikarenakan masih banyak yang tidak tahu harus kemana melapor bila terjadi sengketa dengan pelaku usaha.

“Dampak yang terjadi adalah konsumen mendiamkan dan memasrahkan nasibnya padahal sebenarnya dia dirugikan,” kata Faisal Mang.

Dengan peluncuran posko pengaduan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif semua kalangan khususnya pelaku usaha akan pentingnya hak dan kewajiban konsumen yang harus dipenuhi. ‘’Selain itu dalam rangka mewujudkan konsumen cerdas di Sulawesi Tengah, yaitu konsumen yang melek dan paham akan hak dan kewajibannya serta kritis dan berani mengadu, melaporkan bila hak-haknya dirugikan,” serunya.

Ketua YLK Sulteng Salman Hadiyanto menjelaskan, selain pembentukan posko pengaduan, pihaknya juga membuat penyuluhan-penyuluhan yang merangkul masyarakat supaya lebih melek terhadap hak dan kewajibannya sebagai konsumen.

“Kegiatan-kegiatan yang kami buat seperti sosialisasi, jalan santai, lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak, posko (pengaduan) dan lokakarya nasional dalam rangka memperingati hari konsumen,” katanya.(sya/*)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.