alexametrics Pos Penjagaan dan Alat Berat Poso Energy Dibakar OTK di Tentena – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pos Penjagaan dan Alat Berat Poso Energy Dibakar OTK di Tentena

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

POSO – Sebuah pos penjagaan security milik PT. Poso Energi dan sebuah alat berat yang ada Tentena di Desa Petirodongi, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso dibakar Orang Tak Dikenal (OTK), Kamis malam (2/12/2021).

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng, sebelum terjadi pembakaran, tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) ada aktivitas sekelompok warga pemilik alat penangkapan ikan bermalam.

Kelompok warga tersebut dikabarkan adalah beberapa warga pemilik Pagar Sogili atau alat penangkap ikan tradisional yang berada di aliran sungai Danau Poso yang juga merupakan lokasi reklamasi yang saat ini dilakukan pihak PT. Poso Energy.

Sumber Radar Sulteng menyebutkan, sebelumnya Rabu malam sekitar pukul 24.00 WITA warga pemilik Pagar Sogili masi lalu lalang di Jembatan Petirodongi dan melihat masih ada Pagar Sogili milik mereka.

Sejumlah warga pemilik Pagar Sogili pada Kamis pagi mendapati Pagar Sogili mereka hilang yang diduga ditenggelamkan oleh pihak PT. Poso Energy yang melakukan aktivitas reklamasi menggunakan alat berat dan kapal penyedot pasir.

Warga pemilik Pagar Sogili kemudian berkumpul di dekat lokasi Pagar-Pagar Sogili mereka yang sudah lenyap. “Jadi yang berkembang disini seperti itu informasinya. Apakah pembakaran pos penjagaan terkait kekecewaan warga saya juga belum tahu pasti. Karena katanya polisi sudah turun menyelidiki,” kata sumber yang minta tidak menyebutkan identitasnya.

Akibat pembakaran pos penjagaan dan alat berat miliki PT. Poso Energy dan sempat terjadi ketegangan sejumlah warga pemilik Pagar Sogili dengan pihak Poso Energy tersebut pihak Polres Poso sudah menurunkan personel untuk menyelesaikan.

Kapolres Poso, AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf dihubungi Radar Sulteng, Jumat (3/12/2021) membenarkan ada pembakaran pos penjagaan dan alat berat milik PT. Poso Energy. “Masih dalam lidik,
nanti kami sampaikan kembali. Untuk sementara kami jaga situasi yang sudah kondusif pasca kejadian tadi malam,” katanya.

Disinggung soal adanya warga yang beberapa Pagar Sogili mereka hilang berkumpul di sekitar TKP, Kapolres mengaku sudah melakukan pendekatan terhadap warga untuk kemudian akan dilakukan mediasi dengan pihak PT. Poso Energy. Situasinya di sana (Tentena) aman dan kondusif. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan mediasi kedua belah pihak. Kami juga minta kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan yang ada,” terangnya.

Sementara pihak PT. Poso Energy yang coba dihubungi Radar Sulteng melalui Humas Poso Energy, M. Syarif belum mendapatkan penjelasan. Dihubungi via ponselnya M. Syarif belum menjawab telepon. Pesan WhatsApp yang dikirim juga belum direspons.

Untuk diketahui, saat ini pihak PT. Poso Energy sedang melakukan penyedotan pasir dan reklamasi di sekitar aliran Danau Poso sekitar daerah yang disebut warga lokal adalah Kompo Dongi, dimana di daerah dulunya menjadi lokasi penangkapan ikan menggunakan alat tradisional beramai-ramai di saat air danau surut yang disebut Mosango.
Sebelumnya di sekitar reklamasi tersebut masih terdapat beberapa Pagar Sogili milik warga yang belum mendapat kesepakatan ganti rugi dengan pihak PT. Poso Energy. (ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.