Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Polres Touna Tetapkan AB dan OA Sebagai Tersangka

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

TOUNA-Akhirnya AB dan OA, dua orang pejabat yang diduga berselingkuh dan digerebek polisi pada 20 Mei 2021 yang lalu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Touna, dengan surat bernomor SPDP/42/VIII/2021/Reskrim yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Touna IPTU Tonny Lantja, SH, tertanggal 30 Agustus 2021.

“ Iya, AB dan OA sudah terjadi tersangka oleh Polres Tojo Unauna, “ kata Yusran Ma’aroef, SH., MH, penasehat hukum isteri Ab, Maryani Y. Rani, kepada Radar Sulteng, Senin (6/9).

Sebagai Penasehat Hukum Maryani, Kata Yusran Ma’aroef terus memperjuangkan kepentingan kliennya Maryani dalam proses hukum terhadap suaminya AB, seorang pejabat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Touna, yang diduga berselingkuh dengan OA juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Daerah Kabupaten Touna.

Maryani ingin membuktikan bahwa penggerebekan yang dilakukan polisi dari Polsek Ampana 20 Mei 2021 yang lalu adalah benar sebuah perselingkuhan yang terencana.

“ Kami terus mendampingi nyonya Maryani Y. Rani dalam perkara ini. Semoga perkara ini membuka sebuah perbuatan yang jelas dan terang benderang, sebagaimana yang akan dilakukan oleh penyidik dalam proses perkara hukum ini, “ tutur Yusran Ma’aroef.

Yusran juga menjelaskan, pihaknya akan kembali hadir di Kota Ampana pada hari Selasa hari ini (7/9), dalam rangka mendampingi kliennya Maryani Y. Rani di Pengadilan Agama Ampana, menghadapi gugatan cerai suaminya, AB.

Kepada media ini, isteri AB Maryani Y. Rani menyatakan dirinya sudah siap menghadapi berbagai gugatan yang dilakukan suaminya terhadap dirinya, termasuk gugatan cerai ini. Merupakan dampak dari penggerebekan polisi terhadap AB dan OA di sebuah rumah tak berpenghuni di Uemalingku Ampana Kabupaten Touna.

“ Saya sudah siap menghadapi berbagai gugatan hukum dari suami saya. Saya sudah siap dan tegar menghadapinya, “ ucap Maryani.

Masyarakat Touna kini terus menunggu episode demi episode kasus yang telah menggegerkan rakyat Sulawesi Tengah, karena didalamnya melibatkan dua orang ASN dan pejabat di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Touna yang memiliki jargon Kabupaten Tojo Unauna Beriman. Semoga hukuman bagi kedua insan yang bukan suami isteri sah ini setimpal dengan perbuatannya, dan melahirkan hukuman yang adil sesuai dengan hukum Pidana yang berlaku di Indonesia, yang memiliki efek jera.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.