Polres Poso Tangkap Komplotan Perampok Lintas Kabupaten

- Periklanan -

Babuk kejahatan lintas kabupaten di Sulteng yang diamankan Polres Poso, Selada (14/11). (Foto: Budiyanto)

POSO-Satuan Reskrim Polres Poso berhasil menangkap tiga orang komplotan pelaku perampokan lintas kabupaten di Sulawesi Tengah (Sulteng). Tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini masing-masing berinisial AH alias NY, R dan RO. Ketiganya ditangkap di tiga lokasi berbeda yaitu di Poso, Ampana, dan di Luwuk Banggai pada tiga hari berturut yaitu Jumat-Minggu (10-12/11) lalu.

Dari para tersangka tersebut, polisi sukses mengungkap aksi kejahatan yang dilakukan sekaligus mengamankan barang bukti. Sejumlah barang bukti penting yang diamankan diantaranya adalah 1 pucuk senjata api laras pendek organik merek taurus plus 22 butir amunisi call 33 mm, 1 unit laptop acer, uang tunai Rp 3 juta lebih, uang rial Arab Saudi sebanyak 6 rial, puluhan perhiasan emas dan permata (kalung, cincin, gelang), 1 buah kunci mobil, 10 unit HP berbagai merek, buku tabungan, kartu kredit, Kartu ATM dan tas.

- Periklanan -

Kepala Reskrim Polres Poso AKP David Sianipar menjelaskan, AH, R, dan RO adalah spesialis pelaku perampokan rumah penduduk. Ketiganya beraksi saat malam hari atau saat rumah dalam keadaan kosong. “Mereka melakukan kejahatannya di banyak tempat. Di Palu, Poso, Parimo, Ampana, dan Luwuk,” jelasnya saat jumpa pers dan gelar Babuk, Selasa (14/11) siang.

Untuk satu pucuk senjata laras pendek yang diamankan, Kasat David menyebut senjata tersebut dicuri pelaku dari salah satu oknum anggota polisi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Selain menangkap pelaku perampokan lintas kabupaten, Satuan Reskrim Polres Poso juga sukses menangkap pelaku pencurian sepeda motor dan mengamankan barang buktinya. Terlihat ada sekitar 9 unit motor yang terjejer di lorong depan ruang Reskrim sebagai barang bukti pelaku. “Bagi masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor, silahkan datang ke Reskrim untuk mengeceknya,” ungkap AKP David. Satu dari para tersangka pelaku kejahatan perampokan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas alias ditembak karena hendak melarikan diri saat akan ditangkap. Pelaku yang didor di bagian kaki ini sekarang masih dalam perawatan di RS Poso. Sementara para pelaku lain ditahan di sel Mapolres.(bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.