Polemik Amandemen, Demokrat Curiga Ada yang Bermain dengan Konstitusi

- Periklanan -

JAKARTA – Anggota DPR RI, Anwar Hafid menduga ada kepentingan politik terselubung berbasis hasrat kekuasaan dibalik wacana amandemen konstitusi saat ini.

Pasalnya, kata dia, jika berkaca pada kondisi saat ini dan komitmen bangsa ini saat reformasi waktu itu, sangat tidak relevan wacana amandemen konstitusi digaungkan.

Apalagi, lanjut dia, dalam perkembangannya berhembus isu atau wacana perpanjangan masa jabatan presiden yang sebenarnya bertolakbelakang dengan agenda reformasi dahulu yakni membatasi kekuasaan agar tidak terjebak pada praktek otoritarianisme.

- Periklanan -

“Saya pikir ini wacana yang terkadang Ndak masuk akal. Karena negara ini berbasis konstitusi dimana pembatasan kekuasaan itu adalah hal yang final kita sepakati semenjak reformasi, jika terus seperti ditiupkan kita curiga jangan-jangan benar ada yang coba bermain dengan konstitusi kita,” tandas Anggota Komisi II DPR RI itu kepada wartawan, Kamis (02/09/2021).

Kendati demikian, menurutnya, amandemen konstitusi adalah hal yang wajar sepanjang membawa agenda yang menitikberatkan pada kepentingan bangsa dan negara bukan kepentingan segelintir elit yang haus kekuasaan.

“Amandemen yang terbatas saya yakini harusnya bukan terkait wacana masa jabatan tapi bagi kepentingan masyarakat terutama bagi perumusan program strategis kebijakan negara,” tegas Politikus Demokrat itu. (jpg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.