Polda Sulteng Turun Tangan Sukseskan Vaksinasi Nasional

- Periklanan -

PALU – Masih minimnya penerima vaksinasi di Sulawesi Tengah, membuat Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah turun tangan. Sejumlah gerai-gerai vaksinasi didirikan Polda Sulteng di sejumlah lokasi. Tujuannya, agar semakin banyak masyarakat Sulawesi Tengah yang menjalani vaksinasi.

Sudah sejak dua pekan, anggota Polda Sulteng turut serta melakukan vaksinasi kepada seluruh kalangan masyarakat. Kampanye untuk vaksinasi pun, terus pula dilakukan anggota kepolisian mulai dari Bhabinkamtibmas di tingkat kelurahan/desa hingga Bidang Humas Polda Sulteng. “Pentingnya vaksinasi ini, agar mata rantai penyebaran covid-19 di daerah kita ini bisa terputus, jika semakin banyak masyarakat yang mau divaksinasi,” ujar Kabid Humas, Kombes Pol Didik Supranoto kepada Radar Sulteng, Kamis (17/6/2021).

Polda Sulteng melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), membuka sejumlah gerai vaksinasi. Di antaranya di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Poliklinik Bid Dokkes Polda Sulteng, Mapolda Sulteng Jalan Soekarno Hatta, Taman GOR Palu serta sejumlah Polsek-Polsek di wilayah Polres Palu.

- Periklanan -

Kehadiran polisi dalam vaksinasi ini, bersifat membantu pihak Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat. Saat ini kata Didik, stok vaksinasi khusus di Kota Palu, lebih dari cukup. Sehingga masyarakat umum, yang memenuhi persyaratan kesehatan ketika diperiksa sebelum vaksin, berhak untuk mendapatkan vaksinasi. “Vaksin yang disuntikan ini aman, halal dan gratis pula. Kami kepolisian bersama TNI dan tenaga kesehatan sudah terlebih dahulu divaksin dan membuktikannya. Saatnya sekarang giliran masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini,” terang Didik.

Kegiatan ini, akan terus dilakukan selama beberapa hari kedepan. Nantinya, stok vaksin yang akan habis di penyimpanan Bidang Dokkes, maka akan segera diminta kembali ke Dinas Kesehatan. Sehingga dipastikan, stok vaksin untuk masyarakat tidak akan kehabisa. “Semua masyarakat yang mau vaksin, pasti akan kebagian. Datang saja dengan membawa KTP ke gerai-gerai yang kami dirikan,” ajak Kabid Humas.

Meski nantinya selesai divaksin, masyarakat diminta pula untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mengura mobilitas di luar rumah serta menghindari kerumunan. “Ini yang perlu menjadi perhatian, bukan berarti ketika sudah divaksi kita sudah tidak bisa tertular dan menularkan. Masih bisa, hanya resikonya saja yang kecil. Maka dari itu harus tetap patuhi protokol kesehatan,” tandasnya. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.