Pilkada Lebih “Panas” daripada Pilpres, Danrem Ajak Wartawan Jadi Penyejuk

- Periklanan -

PALU – Danrem 132 Tadulako, Kolonel Inf Agus Sasmita menegaskan bahwa potensi kerawanan pada Pilkada kali ini, akan lebih besar dibanding Pemilihan Presiden (Pilpres). Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk awak media, ikut andil dalam menjaga keamanan pasca dan selama pelaksanaan Pilkada.

Hal itu disampaikan Agus Sasmita, saat menjamu sejumlah awak Kota Palu di aula Songolangit, Makorem 132 Tadulako, Jumat (17/1) dalam kegiatan coffee moorning. Kerawanan saat Pilkada kali ini sebut dia, memang sangat tinggi, sebab lebih dekat hubungan emosionalnya ketimbang Pilpres lalu. “Pilkada Gubernur maupun Pilkada Bupati/Wali Kota ini sangat berpotensi rawan akan hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Agus.

Potensi kerawanan ini, dimulai dari penetapan DPT, di mana segala mulai dari kemungkinan terjadinya data tidak akurat serta masyarakat tidak terdaftar sebagai pemilih. Juga yang perlu diwaspadai dan rawan komplain, yakni kualitas/kuantitas logistik, kerusakan logistik, dan kelebihan/kurang surat suara. “Saat kampanye, juga itu banyak kemungkinan kerawanan yang terjadi, mulai dari provokasi alat peraga, black campaign , money politic dan sejumlah kerawanan lain, yang juga terjadi hingga masa tenang,” ungkap Danrem.

- Periklanan -

Pada tahun ini akan ada Pilkada di 9 daerah dan Pilkada Gubernur di tahun 2021. Semua kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada kata Danrem, memiliki kerawanan. Untuk itu lah, dia mengajak media bersinergi bersama TNI/Polri menciptakan keamann dan ketertiban saat sebelum dan saat pelaksanaan Pilkada. “Karena biaya yang bakal dikeluarkan negara bila terjadi kericuhan di suatu daerah akan sangat mahal harganya. Belum lagi segala aktifitas masyaraKat pun terganggu,” papar Alumni Akmil 1993 ini.

Dia juga berharap, kedepan wartawan bisa bekerjasa memberikan informasi kepada TNI, bila ada hal-hal yang berpotensi mengganggu atau tindakan yang ingin membatalkan Pilkada. Serta membantu TNI/Polri dalam hal mencegah penyebaran berita hoax. “Juga saya minta rekan-rekan membuat berita aktual dan dapat dipercaya masyarakat,” imbaunya.

Pada kesempatan itu, Danrem juga menyampaikan terkait potensi kebencanaan di seluruj wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah. Dia pun meminta pula kerjasama media serta TNI.ikut serta melakulan mitigasi bencana agar tidak banyak korban yang jatuh ketika terjadi bencana. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.