Pikap Terbakar di Bundaran STQ

- Periklanan -

Satu unit mobil Suzuki Carry dengan nomor polisi DW 8670 BC hangus terbakar di bundaran STQ Jalan Soekarno Hatta. (Foto: Hanif)

PALU – Satu unit mobil pikap Suzuki Carry dengan nomor polisi DW 8670 BC hangus terbakar di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di bundaran STQ Palu, sekitar pukul 07.30 wita, Minggu (17/12) kemarin.

Mobil yang terbakar tersebut, ditumpangi satu orang sopir dan pembantu sopir (kernet). Mobil asal Pasangkayu, Mamuju Utara, yang melintas dari arah selatan ke utara menuju Jalan Sisingamangaraja berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Menurut sang sopir Asry, kejadian itu berawal dari kondisi mobil yang seketika langsung panas saat masih dalam keadaan hidup atau kondisi berjalan. Meski ada kecurigaan, dia tetap memaksakan mobil tetap berjalan. “Saya sudah rasa panas, karena memang oil mobil ini bocor dan sering menetes,” katanya.

Saat ada sekitar lima meter melewati bundaran STQ, kedua penumpang mobil tersebut dihebohkan dengan adanya api yang menyala di bagian belakang mobil.

“Begitu lihat api di belakang, saya langsung loncat dan berhasil keluar dari mobil bersama dengan temanku,” tambah Asry.

- Periklanan -

Mobil berhenti, dan langsung mundur kurang lebih lima meter tepat pada bundaran STQ.

“Mobil mundur pelan-pelan, api  menyala besar dan terdengar sekali ledakan di bagian mesin mobil,” terang Asry.

Terkejut, namun hanya melihat mobilnya terbakar sampai ada petugas pemadam kebakaran yang tiba untuk memadamkan api.

“Dalam mobil ada surat kendaraan seperti STNK dan BPKB mobil, serta buku tabungan di Bank,” ucap Asry.

Asry baru ingat bahwa mobilnya semalam (16/12) dibawa ke salah satu bengkel di Kota Palu, untuk diservis. “Malam saya sudah servis ini mobil, karena saya mau muat kelapa di Jalan Sigma,” jelasnya.

Selanjutnya Asry mengaku akan membawa mobil itu ke bengkel yang ada di Jalan Lasoso untuk dilakukan perbaikan. “Rencananya saya mau derek dengan mobil saja, apa kondisi ban masih bisa digunakan,” ungkapnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.