alexametrics PETI di Desa Wanga Mulai Meluas – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PETI di Desa Wanga Mulai Meluas

BTNLL dan Pihak Terkait Langsung Turun Lapangan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

POSO – Satu lagi aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan konservasi Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNLL) beroperasi.

Lokasinya di sepanjang aliran sungai Desa Wanga kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso. Atau berjarak sekitar 120 kilo meter dari arah Kota Palu.

“Sudah sekitar dua bulan aktivitas tambang itu,” ujar sumber Radar Sulteng warga Lore yang minta tidak menyebutkan identitasnya, Rabu (27/10).

Menurut sumber, keberadaan PETI di Desa Wanga tersebut mulai ramai sudah ada sekitar 20-an orang pekerja dan menggunakan mesin air. “Lokasinya masuk dalam kawasan hutan lindung di sepanjang sungai di Desa Wanga,” katanya.

Masih kata sumber, aktivitas pertambangan tersebut mendapat pro dan kontra warga sekitar Lore Peore. Sejumlah warga ada yang mendukung aktivitas PETI tersebut, namun warga lain menolak, karena menghkawatirkan akan dampak yang terjadi ketika aktivitas PETI terus dilanjutkan.

“Jadi ada beberapa warga setuju, tapi banyak juga yang menolak, karena khawatir dampak pada aliran sungai yang digunakan warga untuk menunjang kehidupan mereka,” ungkapnya.

Sementara Kepala Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNLL), Ir. Jusman, dikonfirmasi Radar Sulteng terkait adanya aktivitas PETI baru di Desa Wanga yang masuk dalam membenarkan. Jusman mengaku pihaknya sudah turun lapangan bersama dengan pihak terkait ke lokasi.

“Semoga tidak meluas lagi. Akan kami pantau terus,” tulis Jusman melalui WhatsApp.
Begitu mendapatkan adanya aktivitas tambang emas di Desa Wanga, kata Jusman, pihak BTNLL juga langsung memberikan pemahaman kepada warga dan para penambang untuk menghentikan dan tidak lagi melakukan aktivitas pertambangan. “Sudah pak. Kita akan pantau lagi. Tadi juga kami bersama pak Camat Lore Peore,” pungkasnya. (ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.