Pesta Sabu Dalam Lapas Luwuk

- Periklanan -

Kapolres Banggai Benny Baehaki didampingi wakil bupati Banggai bersama Kalapas Luwuk dan Kasatresnarkoba Polres Banggai saat ekspos tersangka penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas Luwuk, Senin (3/4). (Foto: Humas Polres Banggai)

BANGKEP – Entah gila, atau hukum memang tidak bisa menaklukkan peredaran narkoba di Lapas Luwuk Kabupaten Banggai. Baru baru ini, Satresnarkoba Polres Banggai bekerjasama dengan Kalapas Luwuk Suprayogi, kembali membekuk lima orang yang sedang pesta sabu. Edannya lagi, pesta tersebut dilakukan di dalam lapas Luwuk.

Dari keterangan yang disampaikan Kapolres Bangkep melalui Kabag Ops Polres Bangkep Kompol Margiyanta, pesta sabu tersebut di depan ruang koki lapas tepat di depan ruang perawatan. Kejadiannya pada Sabtu (1/4) lalu, dimana sebelumnya Kasatresnarkoba Polres Banggai bersama Kalapas Luwuk telah berkoordinasi.

Pada pukul 02.00 wita, Kalapas luwuk dan Kasat Narkoba memimpin operasi di dalam Lapas Luwuk, dengan jumlah kekuatan sebanyak 15 personel dan telah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Rivandi alias Daeng Fandi  yang pada saat penangkapan di ruangan koki di depan blok perawatan bersama empat orang tersangka. Yakni dua orang Napi Lapas Luwuk dan dua orang warga masyarakat sipil yang datang bertamu sedang melakukan pesta Narkoba di ruangan tersebut. Tersangka berikut barang buktinya diamankan dan tersangka dibawa ke Mapolres Luwuk.

- Periklanan -

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti diantaranya 60 saset sabu sabu, bong, korek api dan bungkusan plastic, alat timbang digital.

Polisi juga menyita uang tunai senilai Rp31 juta dan buku kwitansi.

Kuat dugaan Daeng Fandi merupakan pengedar yang selama ini berkeliaran di dalam lapas pasca ditemukan kwitansi beserta alat timbangnya. “Kasusnya masih dikembangkan,” jelas Margiyanta.

Tersangka dijerat pasal   114  ayat (2) jo pasal 144 subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 144  UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat lima tahun penjara, dan paling lama 20 tahun penjara. (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.