Pesona Budaya dan Pariwisata Sulteng Diawali dengan Karnaval

- Periklanan -

Ilustrasi karnaval budaya pada peringatan HUT ke-53 Provinsi Sulteng. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Jika tak ada aral melintang, hari ini (9/5), iven berskala besar yaitu Pesona Budaya dan Pariwisata se Sulawesi Tengah ke XVI tahun 2017 bersama iven Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Sulteng ke XVI, dimulakan.

Bertempat di alun-alun Sintuwu Maroso Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kedua iven tersebut bakal digelar dari 9 Mei 2017 hingga 12 Mei 2017 mendatang.

Menariknya, pagelaran iven tahunan di Provinsi Sulawesi Tengah itu, bakal dimulai dengan Karnaval Budaya dan Pariwisata dari 12 kabupaten dan 1 kota se Provinsi Sulteng. Di mana, setiap kabupaten/kota bakal menampilkan budaya dan ciri khas kearifal lokal masing-masing.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, H Ardiansyah Lamasitudju mengatakan, direncanakan nanti kedua iven baik Pesona Budaya dan Pariwisata Sulteng ke XVI serta Popda Sulteng ke XVI, bakal dibuka langsung oleh Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, pada Rabu (10/5).

- Periklanan -

Menurutnya, Pesona Budaya dan Pariwisata itu merupakan ajang untuk memberikan ruang dan motivasi bagi para pelaku seni budaya untuk meningkatkan kreativitas di bidang industri seni dalam mendukung pembangunan pariwisata di Sulawesi Tengah.

“Selain memberikan ruang dan motivasi bagi masyarakat, disatukannya pelaksanaan¬†kedua iven itu di Kabupaten Poso, dimaksudkan untuk membuktikan kepada masyarakat luas, baik di Indonesia maupun mancanegara, bahwa di Poso, di Sulteng, nuansa dan kondisinya sangat damai, aman, dan nyaman bagi siapa pun yang akan datang ke Sulteng,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, kemarin.

Lanjutnya, sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan destinasi unggulan di Sulteng, yaitu Kepulauan Togean dan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), serta destinasi lainnya di seluruh wilayah daerah Provinsi Sulteng, maka Pesona Budaya dan Pariwisata XVI tahun ini dilaksanakan dengan tema Pesona Budaya Marajut Kebersamaan Membangun Pariwisata Berdaya Saing.

Ditambahkannya, dalam pelaksanaan Pesona Budaya dan Pariwisata Sulteng ke XVI selama empat hari berturut-turut itu, sejumlah rangkaian kegiatan menarik bakal digelar. Yaitu mulai dari Karnaval Budaya dan Pariwisata di hari pertama. Kemudian pada Rabu (10/5), dilakukan pembukaan secara resmi oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan pejabat setempat, dilanjutkan dengan pameran produk dan industri pariwisata. Serta malam harinya akan ada Parade Budaya Daerah dari 12 kabupaten dan 1 kota se Sulteng.

“Tak hanya itu, pada Kamis (11/5) nanti,¬† Pameran Produk dan Industri Pariwisata dilanjutkan lagi mulai dari pagi hingga malam, ada juga kunjungan ke sekolah negeri, dan Parade Lagu Daerah dari kabupaten/kota se Sulteng di malam harinya,” terangnya.

Di hari Jumat (12/5), masih dilanjutkan dengan pameran produk dan pariwisata Sulteng dari pagi hingga malam hari. Siang harinya akan diselenggaran Workshop Seni Budaya dengan melibatkan perwakilan unsur-unsur terkait dengan pariwisata, hingga pada malam puncak sekaligus malam penutupan, akan diserahkan piala dan piagam, baik bagi para pemenvang Popda Sulteng ke XVI tahun 2017, maupun para peserta Pesona Budaya dan Pariwisata Sulteng ke XVI tahun 2017,” tandasnya. (adv)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.