Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Pesan WA Dugaan Suap Fee J4 Dibeberkan di RDP

Ishak Cae Tantang Fraksi PKB Segera Laporkan ke Penegak Hukum

PALU- Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, yang menghadirkan Walikota Palu, Hidayat, Senin (15/7) diwarnai munculnya pesan WhatsApp (WA) percakapan dugaan suap fee pembayaran utang Jembatan IV (J4) Palu.
RDP yang dipimpin ketua DPRD Kota Palu Ishak Cae, oleh salah seorang anggota DPRD membacakan screenshot percakapan WA yang disebut-sebut merupakan percakapan melalui nomor sopir atau driver dari pihak PT Global dengan salah satu kontak yang menyatakan untuk pertemuan dengan antara dua pihak yang diduga adalah Ketua DPRD Kota Palu. Dalam percakapan tersebut janji bertemu di Hotel Arya Duta di Jakarta. Bahkan salah satu percakapan yang menjadi ramai merupakan bagian dari adanya dugaan suap adalah pesan WA yang mengarah pada untuk mencek “transferan dana”.
Sopyan R Aswin adalah anggota DPRD Palu yang pertama kali mempertanyakan dugaan fee tersebut melalui pesan WA yang sudah beredar. Sopyan, mengatakan sangat resah atas adanya tudingan menerima fee Rp2 miliar dan diduga sudah dibagi ke sebagian anggota Badan Anggaran (Banggar). Bahkan dirinya mempertanyakan terkait dengan pertemuan yang dilakukan ketua DPRD Kota Palu tertanggal 30 Juli 2018.
“Kami sangat mempertanyakan dengan pertemuan ketua DPRD dengan pihak PT Global. Ini ada buktinya dengan pesan Whatsapp bahwa pertemuan dilakukan di Hotel Arya Duta. Kemudian ada bahasa di dalam percakapan yaitu bahasa coba tolong di cek sudah masuk semua kah, itulah yang perlu dipertanyakan,” ungkap Sopyan.
Sementara dari Fraksi PKB, H Nasir Dg Gani juga meminta RDP sebaiknya terbuka dan dapat menyelesaikan persoalan pembayaran jembatan IV, kalau perlu melalui jalur hukum. “Ini seharusnya penyidik sudah harus usut persoalan ini. Siapa oknum yang membuat keresahan, karena di DPRD terlihat sudah ada blok-blok kubu disini, sehingga sebaiknya persoalan ini diusut,” katanya, yang menjadi masukan kepada pimpinan RPD.
Sebaliknya justru ketua DPRD, Ishak Cae menantang fraksi PKB untuk yang pertama kali melaporkan kepada penegak hukum, baik kepada Tipikor maupun KPK. Sebab yang pertama kali memunculkan isu tersebut adalah fraksi PKB terkait adanya fee Rp 2 miliar untuk pembayaran utang J4. “Seharusnya fraksi PKB mempertanggungjawabkan dan melapor kepada aparat penegak hokum. Saya tantang kalau besok sudah bisa melaporkan secara resmi,” ucapnya dengan suara lantang.
Ishak menjelaskan, pembahasan yang dilakukan di Banggar tentunya tidak bisa direkayasa, melainkan semua sudah tertulis oleh notulen dan hal itu juga bisa dipertanggungjawabkan. “Kami justru pertanyakan adanya sindikat permainan peran untuk menjatuhkan nama instansi DPRD Palu,” tuturnya.
Salah seorang anggota DPRD Palu, Rugaiyah dari Fraksi PDIP, menyayangkan ketidakhadirnya anggota DPRD yang sering berstament di media, yakni Alimuddin Ali Bau dan Iqbal Andy Magga. Menurutnya alangkah baiknya kalau keduanya hadir, sebab RDP dilakukan juga karena telah memunculkan keresahan, dengan adanya komentar kedua anggota DPRD tersebut di media massa. “Kok mereka tidak hadir. Padahal undangan sudah jelas kami semua terima soal RDP pembayaran jembatan IV,” sesalnya.
Sementara Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Kepala Dinas PU, Iskandar menyatakan bahwa Pemerintah masih memiliki peluang untuk melakukan pembayaran jembatan IV dengan menggunakan dana alokasi umum (DAU) yang diperuntukkan dalam bantuan di setiap Kelurahan. “Itulah upaya-upaya kita melakukan pembayaran utang jembatan IV itu, dari dana kelurahan. Dari DAU itulah untuk membayarkan utang ini,” jelasnya.
Sementara berdasarkan pantauan Radar Sulteng saat digelar RDP, Ishak Cae sama sekali tidak menanggapi, terkait dengan pesan WA yang sudah beredar dan dibeberkan dalam RDP yang diduga adalah pertemuan ketua DPRD Kota Palu dengan pihak PT Global seperti yang telah dipertanyakan ketua Komisi C, Sopyan. Sampai RDP ditutup, Ishak Cae juga tidak mengizinkan salah seorang anggota DPRD Palu, Danawira Asri untuk berkomentar soal RDP pembayaran jembatan IV.
Berikut kutipan pesan WA yang dibeberkan di RDP dan sudah ramai beredar di pesan-pesan WA anggota DPRD Palu dan sejumlah wartawan di Palu.
*siang Bpa, sya driver ibu Nany (Global), posisi Bpa msh di arya duta?
*Iya
*D htel Arya duta kn Pak? Maaf Bpa d kmar berpa?
*Hotel aryaduta kamar 914
*Baik Bpa,,
*gambar emogi tangan tanda membenarkan
*Sdh biar sya nunggu di parkiran Pak,,nanti klo sdh mau jln d call sja Pak ?
*iya pak
*Mobil warna apa pak ???
*Innova silver Pak
*Oke….sy sdh di depan loby pak
*Coba tlg d cek Pak,sdh msk semua kah??
*maaf Pak,,ni mlm gk jd ktemuan ma B Nany kah Pak?,,
*Tadi pak Ishak bilang jadi…sbntar klau sdh menuju ke bandara pak
*O gtu,,.31 JULI 2018. (who)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.