Pesan Politis Fairus Maskati di Balik Billboard Ucapan Pelantikan

- Periklanan -

PALU – Hampir seluruh billboard di Kota Palu terpampang ucapan selamat atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Rusdi Mastura dan Mamun Amir, dari sejumlah kalangan. Namun, salah satu billboard yang menyita perhatian, yakni ucapan selamat dari politisi PPP, Fairus Husen Maskati.

Dalam billboard yang berada di Jalan Moh Hatta itu, tampak foto Fairus berdampingan dengan foto Machatir Mastura putra Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura serta Akbar Supratman, putra Anggota DPR RI Dapil Sulteng , Supratman Andi Agtas. Bilboard ucapan itu, sepintas tampak biasa saja. Namun mengundang tanya, jika membaca tagline yang tertera dalam ucapan tersebut.

Tagline bertuliskan “#Tabe Yang Muda Bersatu Membangun”, seolah mengaitkan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Meski tidak ada penegas, bahwa ucapan itu berasal dari PPP, namun tagline ini, mirip dengan visi partai berlambang kabah tersebut, yakni merawat persatuan dengan pembangunan. Banyak yang mensinyalir, billboard yang terpasang tersebut, sebuah isyarat politik Fairus Husen Maskati, yang maju sebagai Calon Ketua DPW PPP Sulteng.

Pasca Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Sulteng 23 Mei 2021 lalu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP belum menentukan siapa yang menjadi Ketua DPW PPP Sulteng. Namun melihat manuver politik putri politisi senior PPP, almarhun Husen Maskati, yang dikaitkan dengan billboard ucapan tersebut, kuat dugaan dukungan DPP PPP jatuh ke tangan Fairus.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Fifi sapaan akrab anggota DPRD Sulteng ini, menanggapi santai terkait berbagai prediksi adanya billboard ucapan tersebut. Hingga kini disampaikan Fairus, SK Kepengurusan DPW PPP Sulteng, belum keluar. “Kami masih menunggu formatur untuk menyusun kepengurusan. Karena formatur diberikan waktu 20 hari untuk menyusun kepengurusan DPW PPP Periode 2021-2026 mendatang. Apapun hasilnya, saya yakin dream team akan terlahir dari Partai PPP,” jelasnya.

Fairus Husen Maskati. FOTO : DOK. PRIBADI

- Periklanan -

Disinggung pula terkait billboard, apakah sinyal Ketua, Sekretaris dan Bendahaa (KSB) DPW PPP mendatang? Fairus tidak menampik hal tersebut. Sebab kata dia, niatan mereka sebagai anak muda, memang ingin bersatu dan membangun Sulteng. “Tapi apakah kita bersatunya dalam bendera PPP, itu yang kita akan lihat nanti,” sebutnya.

Jika pun benar baik Machatir dan dr Rena Lamadjido maupun Akbar bergabung dengan PPP, maka akan menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan bagi PPP. Artinya, mereka sudah siap lahir bathin, dan memiliki hitung-hitungan strategi politik yang sangat matang dengan berbagai pertimbangan. “Kita lihat sajalah, kan seru juga kalau PPP menjadi satu-satunya partai yang dream team-nya anak muda semua,” ungkapnya.

Karena menurut dia, keputusan bergabung ke PPP itu bukan Hal mudah tentunya buat 2 putra politisi dan 1 putri politisi PDIP, tersebut, mengingat Akbar adalah putra politisi nasional bapak Supratman Andi Atgas yang berprofesi sebagai pengusaha nasional, dan Machatir adalah putra gubernur terpilih bapak Rusdi Mastura serta dr Rena anak dari Rendy Lamadjido. “Namun, jika Allah mengaminkan Hal tersebut, maka DPW PPP Sulteng Nantinya akan memiliki dream team yang siap bekerja cepat, bekerja tepat, dan bekerja cerdas untuk kembali merebut kemenangannya pada 2024 mendatang,” paparnya.

Dia juga berharap, DPP PPP nantinya memilih pemimpin DPW PPP Sulteng, harus memiliki empat unsur, Otak, Otot, Ongkos serta Networking. Pertama yakni otak yaitu kemampuan dalam berpikir cerdas dan tepat. Otot, memiliki fisik yang masih kuat dalam bergerak cepat. Serta ongkos, yang tentunya merupakan faktor pendukung dalam menjalankan mesin partai dan networking sebagai faktor penyempurnaan atau pelengkap dalam membangun jejaring dari tingkat bawah hingga tingkat pusat.

“Dengan Harapan, agar semua mesin penggerak partai bisa bekerja cepat dan tepat dalam menjalankan program strategi pemenangan partai kedepannya,” tegas Fairus.

Selaku kader PPP, tidak lupa Fairus mengajak semua kalangan, untuk kembali pulang ke rumah besar umat Islam, yakni PPP. Bersama-sama bersatu membangun, sebagaimana visi PPP, merawat persatuan dengan pembangunan. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.