Pertumbuhan Ekonomi Sulteng Lebih Tinggi dari Ekonomi Nasional

- Periklanan -

PALU – Pertumbuhan Ekonomi Sulteng triwulan 1 2018 yaitu 6,62 persen (yoy) lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,06 persen (yoy), namun jika di bandingkan dengan capaian pertumbuhan 9,15 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya mengalami perlambatan.

Ilustrasi (@pojoksatu.id)

Kepala perwakilan BI Sulteng Miyono menyebutkan, perlambatan pertumbuhan ekonomi ini sesuai dengan polanya selama ini, yaitu karena adanya penurunan konsumsi di setiap awal tahun bila dibandingkan dengan akhir tahun.

“Di Sulteng penurunan konsumsi pemerintah daerah di awal tahun yang di akibatkan belum maksimalnya pendapat, berdampak pada sektor swasta,” ucapnya.

- Periklanan -

Sehingga konsumsi rumah tangga atau masyarakat di awal tahun terindikasi juga menurun. Hal ini tercermin dari penurunan indeks keyakinan konsumen (ikk) ke level 123,17 pada Maret 2018 dari Desember 2017 sebesar 137.

Namun, di tengah penurunan konsumsi, Sulteng masih berhasil mencatatkan angka pertumbuhan investasi dan ekspor yang relatif tinggi.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertambangan dan penggalian masih menjadi kontributor utama pertumbuhan Sulteng, mencapai 15,43 persen yang tertinggi diantara sektor lain selama triwulan 1 2018.

“Terjaganya permintaan dari negara mitra dagang atas LNG dan komoditas nikel beserta turunannya, berdampak positif pada kinerja sektor pertambangan dan penggalian sebagai pemasok bahan baku,” jelasnya. (umr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.