Pertamina Bantah Kurangi Stok Elpiji di Palu

- Periklanan -

Sales Executive LPG Pertamina Bagus Sulistio Hadi menunjukkan gas elpiji di kantor pertamina Jalan Diponegoro, Selasa (14/3). (Foto:Safrudin)

PALU – Pertamina membantah stok elpiji bersubsidi 3 kg berkurang dari pasaran. Pihak pertamina melalui Sales Executive LPG Pertamina, Bagus Sulistio Hadi menegaskan pihaknya tidak melakukan pengurangan pasokan elpiji bersubsidi 3 kg di Kota Palu.

Bantahan itu dikemukakan terkait pernyataan Kepala Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Tamin Tombolotutu sepertidiberitakan sebelumnya. (baca: Penyebab Elpiji 3 Kg Sulit Diperoleh Karena Dialihkan ke 5 Kg).

“Tidak pernah ada pengurangan pasokan. Semuanya normal. Kami juga tidak tidak tahu sehingga elpiji 3 kg bisa kurang dari pasaran,” ucap Bagus kepada Radar Sulteng, ditemui di kantor Pertamina, Selasa (14/3).

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, pihaknya sejak 2 hari yang lalu (13/3) telah melakukan operasi pasar ke seluruh Kecamatan untuk mengatasi kebutuhan masyarakat terhadap elpiji bersubsidi 3 kg. Untuk per kecamatan, disiapkan 560 tabung gas 3 kg.

- Periklanan -

“Kami juga sudah melakukan operasi pasar sejak kemarin (Senin, red). Rencananya sampai besok (hari ini, red). Tapi jika kebutuhan masyarakat belum terpenuhi, kami akan perpanjang operasi pasar ini,” sebutnya.

Yang terkadang menjadi permasalahan penyebab kurangnya stok, kata Bagus ialah karena pengecer  yang membeli gas 3 kg sebanyak mungkin untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Pihaknya lanjut Bagus hanya sebatas mengawasi ke penyaluran dari agen ke pangkalan.

“Sementara yang terjadi ini, ialah pengecer membeli ke pangkalan. Sehingga kami tidak punya wewenang sampai kesitu. Pemerintah lah yang punya wewenang dalam pengawasan elpiji ini,” tambahnya.

Masih menurut Bagus, jika pemanfaatan gas elpiji bersubsidi ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya, pasti tidak akan ada kekurangan pasokan. Masyarakat harus menyadari bahwa  gas elpiji 3 kg ini merupakan subsidi untuk warga yang kurang mampu secara ekonomi. Yang dibutuhkan ialah kesadaran masyarakat terkait peruntukan elpiji 3 kg ini.

“Saya minta kesadaran masyarakat. Bagi masyarakat yang mampu, agar tidak menggunakan elpiji 3 kg,” pungkasnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.