Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pertalite Dibatasi, Antrean Kendaraan di SPBU Mengular

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kondisi salah satu SPBU di Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu, saat kendaraan mengantre mengisi bahan bakar minyak belum lama ini. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Tiga hari terakhir, penumpukan kendaraan acapkali terjadi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palu. Antrean panjang kendaraan hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) mengular hingga ke jalan.

Pantauan media ini, kemarin (29/9), sejak pagi hampir di seluruh SPBU di Kota Palu terjadi penumpukan kendaraan yang melakukan pengisian BBM. Di SPBU, hanya menyediakan BBM jenis premium. Di sisi lain, SPBU tidak bisa melayani banyaknya pengendara yang mengisi bahan bakar secara bersamaan.

Di SPBU Arba Group, Jalan Yos Sudarso, hanya terdapat dua tempat pengisian yang digunakan, yakni premium untuk kendaraan roda 2, dan premium untuk roda 4.

Manager SPBU Arba, Ronald mengatakan, sekitar 2 hari terakhir pembelian Pertalite sudah dibatasi. Biasanya kata dia, pihaknya sampai membeli 16 kilo liter (KL) bahkan 24 KL, namun sejak beberapa hari terakhir, lanjutnya tidak ada penyaluran dari depot Pertamina.

“Kalau ada dari depot, kita juga langsung salurkan di sini. Cuma memang sedang tidak ada karena infonya kapal tanker belum bisa berlabuh,” ucap Ronald.

Sementara itu, di SPBU Trio Celebes, Jalan Sisingamangaraja, juga tampak hal yang sama. Antrean kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 memenuhi area dalam hingga ke luar SPBU. Menurut Pengawas SPBU tersebut, Faizal, karena belum tibanya kapal tanker yang memuat Pertalite beberapa hari terakhir, pembelian Pertalite dibatasi. Dia mengatakan, pihaknya dalam sehari bisa membeli Pertalite 24-32 KL. Namun 3 hari terakhir ungkap dia, pembelian dibatasi hanya 8 KL per hari.

Makanya imbuh Faisal, jumlah tersebut tidak mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan pengendara. “Tapi sekali pun demikian, premiun yang sebelumnya dibatasi, saat ini tidak dibatasi. Jadi tetap bisa terpenuhi sekali pun ada antrean karena tempat pengisian premium hanya 2, untuk motor dan mobil,” terangnya.

Sementara itu, kurangnya pasokan Pertalite dikarenakan kapal tanker yang memuat BBM tersebut belum bisa berlabuh di Palu. Diakibatkan cuaca buruk beberapa hari terakhir.

Sales Eksekutif Retail Pertamina Sulteng, Fandy Ivan Nugroho dihubungi media ini mengakui, bahwa beberapa hari terakhir Pertalite tidak bisa dikirimkan ke Palu akibat cuaca yang buruk. Namun kata dia, Jumat kemarin (29/9), telah tiba di Palu sebanyak 1.000 KL Pertalite yang langsung didistribusikan ke seluruh SPBU di Kota Palu.

“Usai salat Jumat tadi sudah mulai didistribusikan ke SPBU-SPBU. Saat ini sementara proses distribusi,” ucapnya.

Dengan kedatangan 1.000 KL Pertalite tersebut kata dia, bisa mengurai kepadatan kendaraan yang mengisi bahan bakar di SPBU.

Dia juga mengatakan Senin (2/10) akan tiba lagi 3.100 KL Pertalite. “1.000 KL yang tiba tadi, sekitar 200-250 KL langsung didistribusikan ke SPBU usai salat Jumat,” demikian Fandy. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.