Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Peringati HUT SMA Al Azhar Sekaligus Melaunching Buku Biografi Abdul Basit Arsyad

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Keluarga besar Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 37, pada tahun 2021 dengan tema Melayani Pendidikan Anak Bangsa. HUT Yayasan Al Azhar ini bertepatan juga dengan Milad atau hari kelahiran pimpinan Yayasan Al Azhar Mandiri Palu, Drs. H. Abdul Basit Arsyad, M.Pd, yang lahir pada 9 November 1961 dan kini berusia 60 tahun pada 9 November 2021.

Selain memeringati HUT Yayasan Al Azhar juga dilakukan peluncuran buku biografi pendiri dan pemilik Yayasan Al Azhar, SMA Al Azhar, SMP Al Azhar, dan SD Al Azhar Palu, Drs. H. Abdul Basit Arsyad, M.Pd, dirangkaikan pula dengan peresmian penggunaan Masjid Hj. Rahmah Latanga oleh Walikota Palu H. Hadiyanto Rasyid, disaksikan Ketua Penggerak PKK Kota Palu Diah Puspita, Ketua PGRI Kota Palu, dan pejabat Pemkot Palu, perwakilan Polres Palu, serta jajaran SMA Al Azhar Palu, Selasa (9/11).

Juga digelar pameran jejak langkah perkembangan dan pencapaian Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, koleksi foto, miniatur warisan budaya dunia benda bersejarah lainnya.

Ketua Yayasan dan kepala SMA Al Azhar Palu, Drs. H. Abdul Basit Arsyad, M.Pd, dalam sambutannya menceritakan perjuangan mendirikan SMA Al Azhar yang dimulai pada tahun 1984, dengan mendirikan SMA Al Azhar pertama kali.

“ Hari ini tanggal 9 November 2021 tepat hari ulang tahun saya yang ke 60. Saya adalah seorang PNS, dan sekarang sudah pensiun. Tetapi semangat saya untuk membangun pendidikan tidak berhenti walaupun saya sudah pensiun. Saya tetap menyumbangkan sedikit pikiran saya untuk pendidikan. Walaupun saya tahu ini belum ada artinya apa-apa. Tetapi saya tetap mencerdaskan, melayani anak-anak bangsa, sesuai dengan tema kita, “ kata Abdul Basit Arsyad.

Dipaparkannya saat ini alumni SMA Al Azhar itu kurang lebih 15.000 orang yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Sudah 37 tahun. Hubungan dengan orang tua siswa masih terjaga erat.

“ Buktinya, sampai hari ini kalau ada siswa kami yang kawin, kami semua diundang. Karena ada hubungan batin antara siswa dengan para gurunya. Ini luar biasa. Hubungan siswa dan gurunya seperti teman saja, “ ujarnya.

Pada tahun 1986, kata Basit, dirinya teringat ayahnya yang seorang mubalig sekaligus politisi karena pernah menjadi anggota DPR dan anggota MPR RI saat itu. Juga menjadi pendidik di Alkhairaat, kurang lebih 20 tahun.

“ Tentang kisah ini ada di buku saya. Memang saya suruh orang lain menulis supaya objektif, dengan melakukan penelitian yang mendalam. Suatu hari ayah saya mengajak saya ke Taipa menemui Kepala Desa waktu itu Haji Abdul Rasyid, ayahandanya bapak Walikota. Disana kami mulai membangun sekolah Al Azhar tahun 1988 yaag dibantu dan didukung Kepala Desa Taipa, “ ungkapnya.

Diakhir sambutannya Abdul Basit Arsyad menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah Kota Palu yang lalu maupun yang akan datang, terutama Walikota saat ini, H. Hadiyanto Rasyid. “ Beliau sangat komit bagi dunia pendidikan. Beliau punya program pendidikan yang luar biasa, semoga ini berjalan dengan baik, “ tandasnya.

Walikota Palu, dalam sambutannya mengatakan, kiprah di dunia pendidikan Yayasan Al Azhar sudah sangat terkenal di Sulawesi Tengah, sudsh melahirkan anak-anak berprestasi, bukan hanya di kancah nasional tetapi di kancah internasional. Prestasi pendidikan ini telah diukir oleh SMA Al Azhar Palu. Baik dari TK, SD, SMP, dan SMA Al Azhar. Kemudian hari ini identiklah pendidikan yang khususnya ada di Sulteng. Ini merupakan prestasi yang luar baisa dan sangat besar yang diberikan oleh Abdul Basit Arsyad kepada Sulawesi Tengah, dengan menghadirkan pendidikan yang modern, moderat dan sangat profesional.

“ Sekolah ini juga sudah go internasional, saya pernah bertemu dengan mereka saat saya mau pergi atau pulang ke Jepang. Kami bertemu, dan sosok dibalik kesuksesan ini adalah bapak Abdul Basit Arsyad, “ kata Walikota Hadiyanto Rasyid.

Menurut Walikota, apa yang dilakukan oleh sosok Abdul Basit Arsyad adalah sebuah bukti, semangat yang tinggi. Inisiatif pembuatan buku otobiografi H. Abdul Basit Arsyad memang harus dibuatkan biografinya, karena sudah menunjukkan bukti, dan kontribusi yang besar menjadi role model pendidikan di Sulawesi Tengah.

“ Hari ini Kota Palu, boleh dibilang dengan kehadiran Yayasan Al Azhar, menjadikan Kota Palu, kota yang sangat bersaing di bidang pendidikan karena kita memiliki sekolah-sekolah yang bisa kita banggakan secara nasional, dan kita bersyukur walaupun sudah pensiun beliau mau mewakafkan dirinya untuk senantiasa memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan, “ ujar Walikota.

Karena itu atas nama Pemerintah Kota Palu, Walikota akan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan sebesar-besarnya, pada tahun depan kepada H. Abdul Basit Arsyad berupa penghargaan Lifetime Achievement, yaitu salah satu penghargaan yang diberikan kepada pejuang pendidikan.

Haji Abdul Basit Arsyad terlihat semringah saat melaunching buku briografinya berjudul Strategi dan Kiat Unik Sekolah Mencetak Siswa Berprestasi, yang ditulis oleh Haliadi Sadi, SS., Ph.D, dan kawan-kawan. Walikota sangat antusias dilaunchingnya buku ini, yang merupakan jejak perjuangan seorang pendidik yang dengan ikhlas mewakafkan dirinya untuk mmengabdi dan melayani di dunia pendidikan.

Usai menghadiri launching buku biografi Haji Abdul Basit Arsyad, selanjutnya Walikota Palu H. Hadityanto Rasyid meresmikan penggunaan Masjid Hj. Rahmah Latanga, yang terletak di bagian kanan kompleks SMA Al Azhar yang cukup besar di Jalan Garuda Kota Palu ini.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.