alexametrics Peringati Hari Santri Nasional, Ganjar dan Anak Buahnya Kompak Sarungan ke Kantor – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Peringati Hari Santri Nasional, Ganjar dan Anak Buahnya Kompak Sarungan ke Kantor

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

SEMARANG – Suasana lingkungan kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (22/10/2021) tampak seperti pondok pesantren. Jika biasanya para pegawai mengenakan baju batik, hari itu pegawai laki-laki mengenakan pakaian sarung, lengkap dengan koko dan pecinya. Sementara pegawai perempuan menggunakan gamis dan hijab.

Bukan tanpa alasan, ternyata style busana ala santri itu dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor 450/0014496 tentang Peringatan Hari Santri pada Kamis (21/20/2021).

Ganjar sendiri tampil gagah dengan baju koko putih lengan panjang, sarung batik, peci hitam, beserta selop berwarna coklat. “Jadi insyaallah ASN di Pemprov Jateng semua menggunakan sarung dan pakaian santri. Untuk ASN yang beragama lain, boleh menyesuaikan dan tidak wajib,” jelasnya.

Ia mengatakan Hari Santri Nasional merupakan momentum bagi semua pihak untuk lebih meneladani spirit, bagaimana perjuangan para ulama dan para santri. “Saat itu, siapapun di antara kita bisa berkontribusi pada keberlangsungan pembangunan bangsa dan negara. Maka tidak sedikit, pondok pesantren saat itu juga menjadi titik-titik perjuangan. Hari ini, kita teladani semangat para ulama dan para santri itu,” terangnya.

“Mudah-mudahan tidak hanya sarungnya, bajunya, kopiahnya. Tapi spiritnya. Bagaimana spiritual kita menjadi baik, intelektual dan emosional semakin kuat. Kita semakin kompak,” tambah Ganjar.

Tak hanya Gubernur Jateng dan jajaran pegawainya. Ternyata, para anggota DPRD Jateng yang hari ini melaksanakan sidang paripurna juga tampil sangat kompak berpakaian ala santri.

Para anggota legistlatif itu menyampaikan apresiasinya kepada Ganjar. Mereka mengaku mendapat pengalaman baru yang menarik. “Saya terima kasih, selaku bagian dari santri dan juga anggota DPRD Jateng. Hari ini peringatan Hari Santri, semangatnya Indonesia banget. Terima kasih Pak Ganjar, yang mengeluarkan edaran pada seluruh OPD memakai pakaian ala santri. Ini saya ikut-ikut pakai baju santri,” kata Ahmad Fadlun, anggota DPRD fraksi PKB.

Hal senada disampaikan Sriyanto Saputro, anggota DPRD fraksi Gerindra. Menurutnya, rapat hari ini menjadi hal baru dan luar biasa. “Kita menghormati Hari Santri, ada informasi katanya pakai pakaian ala santri. Saya bilang pakai sarung boleh nggak, ternyata boleh. Nyaman ternyata, pakai sarung, koko, peci dan pakai sandal,” katanya.

Menurutnya hal ini tidak mengurangi makna dari sidang paripurna itu sendiri. Bahkan ke depan, ia berharap hal semacam ini menjadi tradisi. “Mudah-mudahan ini akan jadi tradisi, tentunya kita menghormati bagi agama lain. Ini bentuk kebhinnekaan. Saya rasa nggak masalah, karena ini tidak mengurangi makna dari pekerjaan,” imbuhnya.

Tidak hanya memakai pakaian ala santri, ke depan mungkin saja anggota dewan rapat paripurna mengenakan pakaian adat. Sebab, di Pemprov Jateng sudah mengeluarkan aturan ASN memakai pakaian adat Jawa pada tiap Kamis dan pakaian adat nusantara tiap Kamis akhir bulan.

Lebih lanjut, Ganjar berharap semoga kedepannya santri semakin adaptif mengikuti perkembangan zaman dan selalu memberikan inspirasi. “Santri itu persis dengan siswa, tapi ilmu agamanya lebih dalam. Sehingga, kalau kita bicara kecerdasan spiritualnya sudah bagus, maka membangun kecerdasan intelektual dan emosionalnya tinggal menyesuaikan saja. Maka, santri ini memang sesuatu yang lengkap. Selamat Hari Santri,” harap Ganjar.

Di sisi lain, netizen di linimasa Twitter tampak memuji ide yang dicetuskan Ganjar untuk memperingati Hari Santri Nasional itu. Hingga pukul 16.00 WIB ini, terdapat 3.524 cuitan dengan keyword Jateng Sarungan dan berhasil menempati trending ke sepuluh. “Pak Ganjar memang selalu punya ide yang unik Jateng Sarungan,” tulis akun @lydia0097.

Adapula yang menuliskan harapan semoga ide Ganjar itu dapat ditiru oleh daerah lainnya sebagai wujud meneladani para ulama dan santri. “Adem bgt liat Jateng Sarungan, Jateng Sarungan patut diapresiasikan nih semoga bisa menyebar ke semua wilayah sebagai bentuk meneladani para ulama dan santri,” tulis Ica melalui akun @xxptrys.

Sementara itu, berbagai kelompok relawan Ganjar ternyata juga tak mau ketinggalan memperingati Hari Santri Nasional. Beberapa kelompok tampak merayakannya dengan kegiatan sosial mengunjungi beberapa pondok pesantren. (*/agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.