Perhatian Pemerintah Daerah Terhadap Pembinaan Pemuda di Sulawesi Tengah Dipertanyakan

Oleh : Muh. Rizal Masdul, S.Pd.I., M.Pd.

- Periklanan -

PERJALANAN suatu bangsa sejatinya tidak lepas dari keberadaan pemuda. Justru sejarah telah mencatat, dalam perkembangan peradaban dunia telah membuktikan peran pemuda sebagai pelaku lahirnya sebuah peradaban baru. Begitu pun dalam perkembangan lahirnya bangsa Indonesia, baik diawali pada masa perjuangan kemerdekaan, masa kemerdekaan itu sendiri bahkan masa pasca kemerdekaan bangsa, pemuda selalu mengambil bagian penting di dalamnya.

Pemuda adalah pelopor perubahan dimanapun berada. Peran pemuda adalah penentu sejarah perjalanan suatu bangsa. Sejarah Indonesia telah membuktikan peran pemuda tersebut. Era Kebangkitan, masa revolusi fisik 1945, masa revolusi, reformasi sebagai titik-titik kegemilangan sejarah pemuda. Pemuda merupakan generasi penerus  bangsa, kader, sekaligus sebagai aset masyarakat. Seseorang atau komunitas manusia yang biasa di identikan dengan perubahan-perubahan.

Peran pemuda dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam menegakkan keadilan, menolak kekuasaan dan pengawasan pelaksanaan kenegaraan.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan tertulis bahwa Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun.

Dalam kehidupan suatu bangsa pemuda memilki peran penting dalam kemajuan terhadap peradaban. Tertulis dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan yang tak kenal lelah, penuh semangat pantang menyerah dalam menyatukan bangsa Indonesia. Berkat peran pemuda kemerdekaan bangsa Indonesia dapat diraih. Beberapa tokoh pejuang muda seperi Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Jenderal Sudirman, Sutan Syahrir, Bung Tomo yang berjuang tanpa henti memerdekakan bangsa Indonesia.         

Terkait dengan pembinaan pemuda,perlu perhatian Pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pemuda Sulawesi Tengah, karena kita ketahui bersama pemuda sebagai penyanggah utama dalam keberlanjutan pembangunan daerah. Pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran yang memadai untuk kegiatan kepemudaan sebab membangun pemuda tidak kalah pentingnya dengan membangun infrastruktur.

Pemerintah daerah mestinya kedepankan kepentingan pemuda. Kalau kita melihat dari aspek pendidikan masih banyak pemuda-pemuda kita yang putus sekolah, tidak terpelajar, karena persoalan ekonomi, yang pada akhirnya para pemuda bertumbuh dan berkembang akan tetapi tidak berdaya, tidak dapat bersaing dengan kondisi saat ini.

Pemuda saat ini berada dalam berbagai ancaman seperti narkoba dan terlibat dalam berbagai konflik, kondisi tersebut perlu diantisipasi salah satunya perhatian pemerintah daerah dalam mengisi kegiatan kepemudaan. Karena tidak ada kegiatan sehingga generasi muda kita banyak yang berpikir macam-macam, ada yang lari ke narkoba dan konflik. Olehnya itu harus ada keterlibatan pemerintah dalam pembinaan pemuda. Sangat diperlukan guna menekan keterlibatan pemuda yang bernuansa negatif.

Tidak bisa dipungkiri banyak pemuda yang terlibat dalam bentrok antar kelurahan/desa dan sebagainya. Konflik tersebut akibat masih kurangnya ruang yang tersedia bagi pemuda dalam berbagai kegiatan kepemudaan. Bagaimana kita berikan ruang kepada generasi muda. Ini tergantung dari politikal will dari pemerintah daerah.

- Periklanan -

Pada dewasa ini kinerja dari lembaga pemerintahan terus dipertanyakan oleh masyarakat karena ada berbagai harapaan yang menjadi pengharapan dari masyarakat kepada pemerintah terlebih para generasi muda yang belum dapat merasakan manfaatnya kinerja yang dilakukan oleh aparat pemerintahan, apalagi dengan adanya otonomisasi daerah yang memberikan kesempatan kepada daerah untuk lebih memberdayakan dan memandirikan masyarakat dalam hal ini generasi muda sebagai harapan bangsa sebagai tulang pungung masa depan yang ada tentunya mengharapkan peningkatan kesejahteraan lewat pemberdayaan yang ada, dan kepemimpinan pemerintah pada semua tingkat pemerintahan mempunyai posisi yang strategis dalam usaha mewujudkan tujuan pemerintahan Negara sesuai dengan cita-cita bangsa.

Berhubungan dengan itu, diharapkan pemerintah di semua tingkat baik yang ada di pusat maupun didaerah yang tentunya lebih dekat dengan aspek kebutuhan dan harapan kehidupan masyarakat terlebih pada generasi muda, menyadari posisinya tersebut dan berusaha sekuat mungkin untuk menggerakan dan membimbing bangsa Indonesia mewujutkan cita-citanya melalui pembangunan. Hakekat pembangunan nasional adalah membangun nasional itu meliputi berbagai aspek seperti ekonomi, politik, sosial budaya, hokum dan lain sebagainya.

Berbicara mengenai generasi muda berarti berbicara mengenai masa depan bangsa, sebagai mana corak dan wujud bangsa dimasa yang akan datang.
Dalam hal ini tergantung pada kondisi dan kualitas kepribadian serta semangat jung generasi muda itu sendiri namun dibalik itu, generasi muda diperhadapkan dengan berbagai macam kesulitan seperti kesempatan memperoleh pendidikan dan lapangan pekerjaan sehingga muncul bebagai macam persoalan dan frustasi serta kekecewaan generasi muda karena keinginan mereka tidak sejalan dengan kenyataan.

Dengan melihat masalah yang timbul dalam kehidupan pengembangan generasi muda, dibutuhkan peran pemerintah untuk memperoleh kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional dengan memberikan bekal keterampilan, kepemimpinan daya kreasi, patriotism serta idealism dan budi pekerti yang luhur. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat diperlukan kinerja pemerintah deaerah dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga, serta semua lapisan masyarakat terutama generasi muda yang perlu dipersiapkan sebaik-baiknya untuk menerima tongkat estafet agar dapat melanjutkan perjuangan bangsa dan mampu menghadapi tantangan dan menjawab tantangan dimasa yang akan datang.

Sebagai generasi penerus, pemuda terutama pelajar dan mahasiswa harus tangguh menghadapi tantangan yang akan datang demi tercapainya tujuan dan cita-cita bangsa dan Negara dalam satu gerak langkah yang terarah terpadu dan berkesinambungan maka generasi muda perlu dipersiapakan secara matang dan usaha persiapan itu melalui program pembinaan generasi muda.

Pembangunan membutuhkan generasi muda yang potensial, produktif, kreatif, serta mempunyai inspiratif yang konstruktif. Potensi partisipasi yang dimiliki masyarakat tidaklah timbul begitu saja, tetapi memerlukan usaha-usaha untuk menggerakkannya.

Untuk dapat mewujudkan tujuan dari pembangunan, maka dibutuhkan keikutsertaan seluruh lapisan masyarakat. Hal ini disadari bahwa perwujudan tegaknya demokrasi Pancasila bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi juga menjadi tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat Indonesia, baik individu maupun kelompok-kelompok dalam masyarakat, termasuk juga didalamnya generasi muda.

*) Penulis adalah Ketua Koordinator Pemuda dan Olahraga PB. IKIB.

Tulisan opini ini sudah tayang di Harian Radar Sulteng, edisi hari Jumat tanggal 4 September 2020.

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.