Perempuan PGRI Sulteng Minta Guru Tingkatkan Literasi

- Periklanan -

PALU-Perkembangan zaman yang begitu cepat menuntut segala profesi untuk ikut beradaptasi dengan perkembangan yang ada. Tidak terkecuali bagi para guru sebagai pendidik. Hal ini juga menjadi perhatian serius pengurus baru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Tengah.

Perkembangan yang begitu cepat ini, menurut Ketua Pemberdayaan Perempuan pada Biro Pemberdayaan Perempuan PGRI Provinsi Sulteng, Nurhayati Nadra mesti diimbangi dengan peningkatan literasi para guru khususnya guru perempuan yang menjadi gaweannya.

“Di Sulawesi Tengah ini, 75 persen merupakan guru perempuan. Kami di perempuan PGRI Sulteng mendorong para guru perempuan khususnya, untuk selalu meningkatkan literasinya agar proses pembelajaran terus berkembang,” kata Nurhayati Nadra kepada Radar Sulteng, kemarin (12/2).

- Periklanan -

Pengembangan literasi dijelaskan Ati, sapaan akrab Nurhayati, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Membaca buku, artikel, jurnal serta mengikuti pertemuan-pertemuan yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi yang dimiliki oleh guru. Peningkatan literasi guru lanjut Ati juga akan berimplikasi pada inovasi dalam mengajar. Sehingga sambungnya, apa yang diharapkan Menteri Pendidikan Republik Indonesia, Nadiem bahwa harus ada inovasi dalam pembelajaran bisa terwujud.

“PGRI juga menyediakan wadah bagi guru untuk meningkatkan literasi melalui workshop dan seminar-seminar. Salah satunya akhir pekan ini PGRI akan melaksanakan lokakarya menulis digital bagi para guru. Harapan kami guru-guru bisa berpartisipasi mengikutinya,” papar pengawas pembina di Kemenag Kota Palu ini.

Aktualisasi dari peningkatan literasi yang dilakukan guru nantinya lanjut Ati juga akan diwadahi PGRI melalui program-program yang sudah disusun. Di antara program perempuan PGRI yang sejalan dengan ini kata Ati ialah melaksanakan kegiatan penelitian pendidikan bagi perempuan PGRI serta pelaksanaan lomba penulisan karya ilmiah tentang peran perempuan PGRI terhadap peningkatan pendidikan.

“Semua ini kami lakukan untuk mendukung peningkatan literasi bagi guru-guru khususnya perempuan PGRI dan program kami ini sesuai dengan program pengurus baru PGRI Provinsi Sulteng saat ini,” tutupnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.