Perangi Narkoba, Karyawan BNI Palu Tes Urine

- Periklanan -

Kepala BNNP Brigjen Pol. Tagam Sinaga, Head of Network & services Kantor Wilayah Manado Dewantara Ary Wardhana, Pemimpin PT. BNI Kantor cabang Palu (Tiga dari Kanan) Aka Mardanis, foto bersama dengan petugas BNNP dalam kegiatan Sosialisasi di Kantor BNI Cabang Palu, Kamis (27/7). (Foto: Ist)

PALU – Sebagai wujud kepedulian PT. BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang palu, dalam rangka pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dilingkungan masyarakat, BNI melaksanakan tes urine bagi seluruh karyawan, di Kantor BNI Cabang Palu, Kamis (27/7).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah (BNNP Sulteng) Brigjen Pol. Tagam Sinaga, SH. Selain itu, sosialisasi ini juga dihadiri Dewantara Ary Wardhana selaku Head of Network & services Kantor Wilayah Manado , dan Aka Mardanis selaku Pemimpin PT. BNI (persero) Tbk Kantor cabang Palu beserta seluruh karyawan / karyawati PT. BNI (persero) Cabang Palu.

Sebelum pelaksanaan tes urine, seluruh karyawan mendengarkan sosialisasi dari BNN tentang bahaya narkoba dan penyebarannya saat ini.

Brigjen Pol. Tagam Sinaga, SH dalam materinya mengatakan, di Indonesia kontribusi jumlah penyalah guna terbesar berasal dari kelompok pekerja. Hal itu terjadi karena mereka memiliki kemampuan finansial dan tekanan kerja yang besar.

“Stres tinggi akan tekanan kerja turut memicu orang untuk menggunakan narkoba,” sebutnya.

Selain itu, Mitos yang dipercaya bahwa narkoba dapat meningkatkan stamina dan memberikan rasa senang serta percaya diri bagi penggunanya sehingga banyak penggunaan narkoba pada lingkungan pekerja menjadi gaya hidup.

Tagam Sinaga, juga menyebutkan agar karyawan/i mengingatkan anak-anak di rumah terhindar dari Narkoba dan cara mencegah bahaya narkoba Narkoba diawali dari lingkungan keluarga, yaitu dengan menjaga lingkungan bersih dari Narkoba.

- Periklanan -

“Masyarakat juga harus segera melaporkannya kepada BNN jika terdapat penyalahguna, pecandu narkoba, pengedar, bandar, agar melapor ke BNN (0811 4511 344) dan Polri,” sebutnya.

Sementara Head of Network & services Kantor Wilayah Manado Dewantara Ary Wardhana yang ikut hadir dalam pemeriksaan tes urine dan sosialisasi Narkoba mengatakan, dengan akegiatan ini secara tidak langsung BNI ikut mendukung memerangi peredaran narkoba , karena Narkoba, adalah Musuh model baru atau Extra Ordinary Crime yang muncul di abad ini.

“Kejahatan yang bergerilya, namun merusak generasi bangsa secara pasti, Mencegah dan mengawasi peredaran Narkoba di lingkungan masyarakat dan pendidikan adalah bagian dari perwujudan Bela Negara,” ungkapnya.

Sedangkan Tujuan dari kegiatan ini adalah deteksi dini para karyawan yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Apabila ada yang karyawan yg terdeteksi akan dilakukan pembinaan dan pengawasan sehingga terciptanya BNI yang bebas dari Narkoba.

Mengingat Pegawai merupakan salah satu aset perusahaan yang harus dilindungi pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, karyawan yang bebas dari narkoba mampu melakukan pekerjaannya dengan efektif,  efisien dan produktif.

Di tempat yang sama, Pemimpin PT. BNI Kantor cabang Palu Aka Mardanis mengungkapkan, BNN yang memiliki VISI Menjadi Perwakilan Badan Narkotika Nasional di Provinsi Sulawesi Tengah secara profesional mampu menyatukan serta menggerakkan seluruh komponen masyarakat, Instansi Pemerintah dan Swasta di Provinsi Sulawesi Tengah dalam melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang disebut (P4GN).

“Sehingga kami dari BNI cabang Palu sangat mendukung kegiatan dari BNN untuk memerangi narkoba, juga untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa, agar menjadi anak-anak yang cerdas dan berprestasi, sebutnya.

Terlebih lagi Narkoba sudah diproduksi oleh sekitar 11 negara. Beberapa negara di antaranya yakni Taiwan, Hong Kong, Filipina, Singapura, dan yang terbesar yaitu Afrika dan China. Ke seluruh negara tersebut menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar terbesarnya. Semua muaranya ke Indonesia, dan akan mensuplai sebanyak mungkin ke Indonesia untuk menghancurkan Indonesia.

“Mari kita sama-sama memberantas narkoba untuk masa depan bangsa yang lebih baik, jika bukan sekarang kapan lagi, jika bukan kita siapa lagi, untuk itu BNI sebagai salah satu perbankan memulainya dengan melakukan tes urin kepada seluruh karyawan,” tegas Aka. (umr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.