alexametrics Penyelenggaraan Konseling dan Test HIV di Tempat Kerja – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Penyelenggaraan Konseling dan Test HIV di Tempat Kerja

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Oleh : Rahma Rauf , SKM.,M.Si (Sekretaris KPA Kota Palu)

Bahwa ditempat kerja perlu adanya upaya penanggulangan HIV AIDS terutama Perusahaan/Dunia Usaha yang mempunyai banyak Pekerja.

 Bagaimana Strategi Pelaksanaan Konseling Dan Test HIV Di Tempat Kerja
1. Konseling dan Test HIV sukarela (KTS) ditempat kerja.
Sebelum dilakukan KTS HIV, pekerja diberikan sosialisasi tentang HIV – AIDS dan hubungannya dengan ketenaga kerjaan atau dunia kerja.

2. Konseling dan Test HIV Atas Inisiatif pemberi Pelayanan Kesehatan ditempat kerja, dilakukan jika ada pekerja yang berkunjung kelayanan kesehatan dengan gejala dan tanda klinis.

 Prinsip Umum Konselinng adalah :
a. Kerahasiaan
b. Sukarela
c. Persetujuan tertulis
d. Konseling
Konseling dilakukan dua tahap
1. Konseling sebelum test HIV
2. Konseling sesudah test HIV

 Mekanisme Pelaksanaan Konseling di tempat kerja adalah sebagai berikut:

Dilakukan 3 ( tiga) cara berdasarkan keberadaan fasilitas kesehatan di tempat kerja yaitu
1. Tempat kerja memiliki sarana pelayanan kesehatan sendiri
– Konseling dan Test HIV maupun pengobatan ARV dapat dilakukan ditempat kerja, apabila memiliki tenaga terlatih (Konselor, manager kasus, CST (Conseling and support Theraphy)
– Konseling dan test HIV dapat dilakukan melalui mobile KTS (VCT) HIV, yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan KPA setempat.

2. Dapat dilakukan kerja sama dengan sarana pelayanan kesehatan di luar perusahaan (milik pemerintah maupun swasta) yang mempunyai sarana dan prasarana layanan konseling dan test HIV serta CST.

3. Bila ditempat kerja belum memiliki sarana pelayanan kesehatan kerja, konseling dan Test HIV dilakukan dengan mengirim pekerja yang akan mengikuti KT HIV Kelayanan Kesehatan diluar tempat kerja atau melalui program mobile KT HIV yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan KPA setempat.

4. Ayo!!! agar perusahaan melakukan konseling di tempat kerja.
Untuk mengetahui sedini mungkin status HIV dan pencegahan sedini mungkin.
Tenaga kerja sehat , Produksi kerja meningkat, Pendapatan perusahaan meningkat.
Ayo!!! Integrasikan kegiatan K3 (Kesehatan, Keamanan dan Keselamatan Kerja) dan Pencegahan HIV – AIDS.
Jangan Kucilkan ODHA/ODHIV ( Orang dengan HIV – AIDS / Orang dengan HIV).

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.