alexametrics Penyalahgunaan Narkotika Meningkat , Seluruh Elemen Harus Maksimalkan P4GN – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Penyalahgunaan Narkotika Meningkat , Seluruh Elemen Harus Maksimalkan P4GN

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Angka penyalahgunaan narkotika di Indonesia kembali merangkak naik dari tahun sebelumnya. Hasil riset terbaru dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan adanya peningkatan penyalahgunaan narkoba secara Nasional sebesar 0,15 persen. Dimana pada 2019 jumlah pengguna sebesar 1,80 persen, di 2021 naik menjadi 1,95 persen.

“Tahun 2019 angka penyalahguna narkoba selama satu tahun adalah 1,80 persen atau setara dengan jumlah 3,4 juta pengguna. Sekarang, hasil penelitian dan survei oleh LIPI dan BNN diseluruh Indonesia menjadi 1,95 persen,” ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Pol H Monang Situmorang SH M.Si, dalam siaran pers akhir tahun 2021 yang digelar di kantor BNNP Sulteng jalan Dewi Sartika, Kota Palu, Selasa (21/12).

Menyikapi kenaikan tersebut, Brigjen Pol Monang Situmorang mengatakan perlu peran serta pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menekan angka penyalahgunaan barang haram tersebut, dengan memaksimalkan pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di masing-masing wilayahnya.

Ia juga menerangkan, dalam upaya memerangi narkoba guna mewujudkan Sulteng Bersinar (Bersih dari Narkoba), BNNP Sulteng melalui upaya pemberantasan telah melakukan pengungkapan kasus sebanyak 26 berkas perkara dari 9 target yang diberikan oleh BNN pusat sejak Januari hingga Desember 2021. Dalam pengungkapan 26 berkas perkara tersebut, Lembaga anti madat itu juga telah menyita 1798,7 gram sabu serta uang tunai sebesar Rp 4.045.000. “Dengan (total) jumlah tersangka 23 laki-laki dan 3 perempuan,” terang Monang Situmorang.

BNNP Sulteng bekerjasama dengan BNN RI beberapa waktu lalu juga telah berhasil melakukan penangkapan sabu-sabu sebanyak 20 Kilogram (Kg) di wilayah Damsol Kabupaten Donggala, serta memiskinkan seorang bandar narkoba asal Kabupaten Morowali inisial BU alias U dengan menyita uang tunai dari tangannya sebesar Rp 362 juta. “Dan dilimpahkan penanganannya ke BNN RI,” terangnya.

Kerja BNNP Sulteng tidak selalu mengungkap kasus saja. Melainkan juga gencar melakukan upaya pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. Untuk upaya pencegahan, BNNP Sulteng menyasar seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintahan, pendidikan maupun lembaga non pemerintah.

Sedangkan upaya pemberdayaan masyarakat BNNP Sulteng juga melakukan Pengembangan Kapasitas sebagai penggiat ataupun relawan anti narkoba, dengan harapan agar masyarakat dilatih dalam Pengembangan Kapasitas tersebut, menjadi perpanjangan tangan dari BNNP Sulteng.

Di 2021 kata Monang, ada beberapa instansi pemerintah dan non pemerintah yang telah mendapatkan Pengembangan Kapasitas, yakni 20 puskesmas dan juga 5 lembaga dari 4 perguruan tinggi serta beberapa kelompok masyarakat yang tersebar di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Selain itu, rehabilitasi juga terus dilakukan guna menyelamatkan para pengguna dari jeratan barang haram tersebut.
Di 2021 upaya rehabilitasi dilakukan dengan membentuk Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Lebih jauh terkait IBM urai Monang Situmorang, merupakan intervensi dibidang rehabilitasi tehadap penyalahguna narkoba yang dirancang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat melalui agen pemulihan sesuai dengan kearifan lokal.

“Kami rekrut masyarakat dan kami berikan pelatihan bagaimana menangani (melakukan rehabilitasi) kepada pecandu-pecandu narkotika ini, khususnya bagi pecandu yang tingkatnya ringan,” ujar dia.

Tambahnya lagi, BNNP Sulteng melalui klinik Mosipakabelo juga telah melakukan rehabilitasi rawat jalan dengan total klien rehabilitasi sebanyak 230 orang dari target 204 orang di tahun 2021 ini. Dikesempatan tersebut, dirinya juga mengajak masyarakat bersama-sama BNNP Sulteng menyatakan sikap perang melawan narkoba menuju Sulteng Bersinar.

“BNNP Sulteng terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta, perang melawan narkoba. War ond drugs,” pungkasnya.(ril)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.