Pengusaha Dilaporkan Hilang Itu, Ditemukan Sudah Meninggal

- Periklanan -

Hj Noddo yang saat ini hilang kontak dengan keluarga, dan terakhir pamitan hendak ke Kota Balikpapan. (Foto: Ist)

PALU – Misteri keberadaan Hj Noddo, pengusaha di pasar Masomba akhirnya menemukan titik terang. Namun sayang, ibu satu anak tersebut, ditemukan sudah tidak bernyawa. Pihak keluarga pun, tidak sempat lagi melihat jenazah, sebab sudah dikuburkan pihak rumah sakit yang ada di Balikpapan.

Dihubungi Jumat siang kemarin, anak almarhum, Hj Emma mengungkapkan, informasi yang diperoleh dari keluarganya di Balikpapan, ternyata Hj Noddo sudah dikuburkan sejak Selasa lalu oleh pihak rumah sakit di Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebelumnya, warga menemukan Hj Noddo, hanyut di sungai di Samarinda. “Lima hari sejak dia meninggal, karena katanya tidak ada keluarga yang mengakui, langsung dikuburkan pihak rumah sakit. Kami keluarga sangat terpukul mendengar informasi ini,” ungkap Emma, yang dihubungi via telepon.

- Periklanan -

Emma bersama keluarganya, kini telah berada di Balikpapan, guna meminta agar jenazah kembali digali dan dikuburkan ke Palu. Pihak keluarga juga tengah membuat laporan polisi di Balikpapan, untuk menelusuri penyebab pasti kematian dari Hj Noddo. “Kami sekarang sedang di Polsek untuk buat laporan,” tutur anak almarhum.

Sebelumnya kepada Radar Sulteng, adik kandung almarhum, mengungkapkan, jika korban pergi meninggalkan rumahnya di Jalan Darusalam, Palu pada Minggu (16/7). Korban berpamitan hendak berangkat ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan kapal pelni sekitar pukul 10.00 wita. Kepada salah satu penghuni kos-kosan miliknya, Noddo pamitan ke Balikpapan bersama salah seorang rekannya, bernama Hj Murni. “Pada hari Rabu dia telepon, katanya sudah sampai di Balikpapan di rumah anaknya Hj Murni, di Kompleks BTN Handel,” sebut Ida, saat bertandang ke Graha Pena Radar Sulteng, Kamis (27/7) lalu.

Namun anehnya, lanjut dia, beberapa hari yang lalu, Hj Murni sudah tiba di Palu, namun mengaku tidak berangkat bersama-sama dengan Hj Noddo. Yang membuat keluarga semakin khawatir, nomor handphone dari Hj Noddo sudah tidak aktif lagi. “Hj Murni katakan berangkat ke Balikpapan sendiri, tidak sama-sama dengan kakak kami ini. Sedangkan terakhir hari Rabu lalu, dia bilang sudah di Balikpapan di rumah anaknya Hj Murni,” tuturnya. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.